TIPS///

Mas Bro dan Mbak Sis kudu ati-ati memilih busi. Soalnya, perkembangan teknologi kuda besi menuntut sistem pengapian yang lebih canggih juga. Komponen pemercik api di mesin ini harus sesuai teknologi agar pembakaran mesin makin sempurna.

Salah satu yang bisa jadi referensi saat ini adalah busi NGK. Spesifikasi busi NGK terus di-update menyesuaikan teknologi motor saat ini. Sebut saja busi NGK racing yang dikemas dalam bungkus merah. Busi ini sedang diincar penyuka motor performa.

Seperti dijelaskan Diko Octavian, busi ini punya celah antara elektrode dengan katub massa yang lebih rapat. Ini adalah teknologi terbaru NGK yang mengikuti perkembangan teknologi mesin motor modern. Misalnya, Honda All New CBR250RR, Yamaha New R15, dan Suzuki GSX-R 50. “Celah rapat bertujuan memperkecil konsumsi kebutuhan arus listrik. Karena lontaran api dari ujung katub elektrode tidak terlalu jauh ke ujung massa busi,” jelas karyawan bagian Technical Support, PT. NGK Busi Indonesia itu.

Selain celah rapat, diameter elektrode busi racing NGK juga terbilang kecil. Ini bertujuan agar efektif mengantarkan arus listrik dari pusat elektrode ke massa. “Dengan ujung elektrode kecil, proses pembentukan percikan api yang terus membesar seiring bukaan gas,” jelas Diko.

Diko menambahkan, bahwa teknologi itu masih didukung komposisi bahan elektroda dani platinum dan iridium yang khusus. “Ditambah bentukan insulator yang unik. Sehingga makin mendukung kinerja dapur pacu agar lebih responsif saat berakselerasi. Selain itu, kelebihan ini meningkatkan performa dan ketahanan busi racing NGK,” tambah Diko.

NGK1Presdir NGK Busi Indonesia, Hisato Kato dan GM Marketing & Sales NGK Busi Indonsia, Agus Tan. (Nandar)

Dengan spesifikasi seperti itu, busi racing NGK makin dipercaya para pecinta adu kebut sirkuit. Buktinya, NGK dipercaya mensupport tim MotoGP Honda, Yamaha dan Ducati. Juga tim Suzuki World di ajang MXGP. “NGK juga dipercaya tim Indonesia yang turun di kejuaraan nasional, dan kejuaraan Asia. Di antaranya Bahtera Racing Team dann Trijaya Racing Team,” papar Agus Tan, General Manager Marketing & Sales NGK Indonesia.

Meski dicipta dengan spesifikasi balap, busi racing NGK juga berkhasiat banyak jika diaplikasi di motor harian. Terutama pada kuda besi yang perbandingan kompresinya sudah didongkrak, dan menggunakan setelan air fuel ratio tinggi. “Tapi, jika mesin masih standar, lebih pas jika memakai busi jenis iridium dan G Power yang sudah terbukti jadi idola konsumen di 2016,” pungkas Diko.

NGK2NGK Iridium dan NGK G-Power untuk motor harian yang masih standar. (Nandar)

Makanya, pemercik api NGK ini sudah terjual lebih dari 50 juta buah. NGK memang seng ada lawan!

 

 

Sumber: www.wartamotor.com

Jl. Raya Jakarta - Bogor Km 26,6 Jakarta 13740
INDONESIA
+62 21 8710974
marketing@ngkbusi.com

JOIN OUR SOCIAL MEDIA CONVERSATION///

Copyright © 2019 PT. NGK Busi Indonesia. All rights reserved.