main Slider
main Slider
main Slider
main Slider
main Slider
main Slider
main Slider
UPDATES///
main Slider

Banyak Pembaruan, Part Honda Genio dan BeAT Series Bisa Saling Tukar

Dengan banyaknya pembaruan pada  Honda Genio , apakah ada part yang bisa saling tukar antara Genio dengan BeAT series yang hadir lebih dulu? Berada di kelas yang sama, perbedaan utama pada keduanya ada pada bentuk rangka dan  spesifikasi   mesin  baru di  Honda Genio . “Untuk komponen  mesin  dan  transmisi CVT  sudah berbeda dari desain dan kode partnya. Jadi bisa dipastikan CVT Genio dan BeAT series tidak bisa saling  substitusi ,” ujar Endro Sutarno, Technical Service Division PT Astra Honda Motor. Secara piston, pin piston, panjang stroke, dan kompresi  mesin keduanya juga tidak memiliki kesamaan. Perbedaan lain juga meliputi bagian kelistrikan seperti ECM, sistem pengereman depan, knalpot, serta kapasitas tangki dan bagasi yang mengikuti bentuk rangka baru. Pada Honda Genio, kapasitas tangki BBM lebih besar 0,2 liter dan bagasi yang juga 3 liter lebih besar dari Honda BeAT. Meski demikian, ternyata masih ada beberapa komponen yang bisa saling tukar antar kedua matic 110 cc Honda tersebut. “Masih ada kesamaan, seperti di bagian cakram depan, sokbreker belakang, aki, busi, kampas rem depan dan belakang serta filter udara bisa saling tukar,” ujarnya. Keduanya menggunakan  busi  yang sama, yaitu NGK MR9C-9N serta  aki  MF 12V – 3Ah untuk tipe CBS dan 12V – 5Ah untuk tipe CBS-ISS. Dapat dikatakan, beberapa komponen yang termasuk  fast moving di atas tidak sulit ditemui untuk pengguna  Honda Genio . Pasalnya sudah banyak tersedia di pasaran sebagai part pengganti dari  Honda BeAT . Ingat ya, jadi tidak semuanya bisa saling  substitusi .   Sumber :  https://www.gridoto.com/read/221801948/banyak-pembaruan-part-honda-genio-dan-beat-series-bisa-saling-tukar?page=all#!%2F

main Slider

Meski Honda Genio Beda Dari BeAT Tapi Ada Part Yang Bisa Subtitusi

Skutik  Honda   Genio  dan  BeAT  sama-sama mengusung mesin 110 cc. Namun  Honda   Genio  mendapat penyempurnaan dan pembaruan di mesinnya. Secara diameter x stroke mesin antara  BeAT  dan  Genio  juga beda. Tapi, kira-kira antara keduanya, ada enggak komponen yang bisa saling tukar? Berada di kelas yang sama, perbedaan utama pada keduanya ada di bentuk rangka dan spesifikasi mesin. “Untuk komponen mesin dan CVT sudah berbeda dari desain dan kode partnya," terang Endro Sutarno, Technical Service Division PT Astra Honda Motor. "Jadi bisa dipastikan CVT Genio dan BeAT series tidak bisa saling substitusi,” ujarnya. Secara piston, pin piston, panjang stroke, dan kompresi mesin keduanya juga tidak memiliki kesamaan. Perbedaan lain juga meliputi bagian kelistrikan seperti ECM, sistem pengereman depan, knalpot, serta kapasitas tangki dan bagasi yang mengikuti bentuk rangka baru. Honda Genio kapasitas tangki BBM lebih besar 0,2 liter dan bagasi yang juga 3 liter lebih besar dari Honda BeAT. Meski demikian, ternyata masih ada beberapa komponen yang bisa saling tukar antar kedua matic 110 cc Honda tersebut. “Masih ada kesamaan, seperti di cakram depan, sokbreker belakang, aki, busi, kampas rem depan dan belakang serta filter udara bisa saling tukar,” ujarnya.   Keduanya menggunakan busi yang sama, yaitu NGK MR9C-9N serta aki MF 12V–3Ah untuk tipe CBS dan 12V–5Ah untuk tipe CBS-ISS. Bisa dikatakan, beberapa komponen yang termasuk fast moving di atas tidak sulit ditemui untuk pengguna  Honda   Genio . Karena sudah banyak tersedia di pasaran sebagai  part  pengganti dari  Honda   BeAT  yang keluar duluan.   Sumber :  https://www.motorplus-online.com/read/251803618/meski-honda-genio-beda-dari-beat-tapi-ada-part-yang-bisa-subtitusi?page=all#!%2F

main Slider

Begini Cara yang Benar Membuka Tutup Kepala Busi di Motor

Tutup kepala busi punya tugas cukup penting untuk mengantar tegangan dari koil ke busi. Sayangnya masih banyak yang menyepelekan fungsi komponen yang yang sering disebut plug cap ini. Kasus paling banyak terjadi ialah mencopot  plug cap  menggunakan tang dan perkakas lain. Kemudian melepasnya saat kondisi mesin masih panas, membuka dengan cara ''dibengkokkan," atau menarik kabelnya. Diko Octaviano Technical Support PT NGK Busi Indonesia, mengatakan, cara-cara tersebut membuat  plug cap  cepat rusak. Sebab kendati dari luar hanya berupa karet lentur tapi cukup banyak komponen di dalamnya. "Plug cap karet lentur dengan tambahan resin di dalamnya, bagaimanapun resin ada sifat getas. Karena itu kita tidak boleh menggunakan benda yang sifatnya merusak dan dibengkokin. Di dalamnya itu banyak komponen," kata Diko Octaviano Technical Support PT NGK Busi Indonesia kepada Kompas.com, yang ditemui di GIIAS 2019 belum lama ini. Beberapa komponen yang terdapat didalam  plug cap  yaitu  connector ,  spring contact  ,  resistor , lock washer dan screw cord setting. Diko mengatakan, komponen tersebut dapat rusak jika sering dibuka dengan cara paksa. * Cara Benar 1. Buka pulg cap hanya jika mesin dalam kondisi dingin. 2. Untuk melepas  plug cap , pegang kepala tarik perlahan.Jangan ditarik paksa. 3. Jika keras jangan langsung ditarik paksa. Putar-putar perlahan sambil ditarik perlahan. 4. Saat memasang pastikan  kepala busi  sudah terpasang sempurna ke dalam  plug cap . - * Cara Salah 1. Membuka dengan menggunakan tang atau perkakas lain. 2. Membuka saat mesin masih panas. 3. Membuka dengan cara membengkok-bengkokkan pulg cap. 4. Membuka dengan cara menarik kabel.   Sumber :  https://kaltim.tribunnews.com/2019/07/31/begini-cara-yang-benar-membuka-tutup-kepala-busi-di-motor?page=all

main Slider

Busi Retak Bisa Berdampak pada Mesin, Berikut Penyebabnya Keretakannya

Peranan busi dalam sebuah kendaraan bermotor tidak bisa diabaikan. Oleh karena itu, rawatlah dan pastikan kondisinya tetap baik. Dikutip  TribunWow.com  dari  Otomania.com,  salah satu kerusakan busi ditandai dengan munculnya retakan pada keramik busi. Retakan tersebut biasanya terjadi karena kesalahan pada saat pemasangan maupun pelepasan. Hal itu dipengaruhi oleh benturan dengan kunci busi atau bagian-bagian lainnya. "Kalau untuk busi, lebih baik gunakan kunci busi yang bagus. Kalau kualitas kunci busi enggak bagus, bisa saja merusak busi saat dibuka," ujar Technical Support Product Specialist NGK Busi Indonesia, Diko Oktaviano. Selain itu tidak menutup kemungkinan disebabkan thermal shock. Thermal shock adalah tidak stabilnya tegangan yang masuk ke busi lalu mengakibatkan temperatur menjadi tidak stabil. "Untuk overheat di bagian atas busi hampir tidak mungkin, yang mungkin adalah overheat di bagian insluator yang diantaranya elektroda bisa pecah. Walaupun hal ini jarang terjadi," Ketika keramik busi mengalami keretakan, maka busi tidak bisa berfungsi secara normal. Bahkan busi tidak bisa memercikan api busi, dan dampaknya kebocoran api busi atau dengan kata lain flash over.   Cara Melepas dan Memasang Busi, Tidak Bisa Sembarangan Ketika busi sudah aus dan harus diganti, untuk melepas busi motor tidak bisa sembarangan. Karena banyak resiko saat mengganti ataupun memasang busi motor yang sudah aus. Dikutip  TribunWow.com  dari  GridOto.com  pada Kamis (16/5/2019), hindari untuk melepas busi ketika masih dalam keadaan panas. "Banyak yang belum paham, melepas busi dari mesin motor dalam keadaan panas dapat membuat drat lubang busi cepat dol atau aus," ujar Technical Support PT. NGK Busi Indonesia, Diko Oktaviano. Selain itu, melepas busi dengan cara paksa menggunakan kunci yang tidak sesuai juga bisa merusak busi tersebut. "Membuka paksa busi bukan dengan kunci yang tidak seharusnya juga dapat membuat baut busi rusak dan susah dilepas," kata dia. Sebaiknya gunakanlah kunci yang sudah disediakan, karena diketahui, setiap pabrikan motor sudah memberikan beberapa kunci penunjang, termasuk dengan kunci busi. Sedangkan untuk memasangnya, juga perlu kehati-hatian. Dikutip dari  Kompas.com,  mekanik bengkel servis umum di bilangan Rempoa, Tangerang Selatan, Yoga mengingatkan jangan pernah memasang busi dalam posisi yang belum pas. Karena kalau dipaksakan akan berakibat alur baut menjadi terkikis, sehingga busi tidak bisa terpasang dengan kuat. "Busi kan ada alurnya buat baut, nah kalau masangnya gak tepat dia bikin longgar lubang di silinder head. Biasanya di skutik, karena rada sulit jangkaunya" ujar Yoga. "Pertama-tama mungkin tidak apa-apa, tapi kalau sudah berulang-ulang, lubang baut di silinder head-nya rusak atau slek. Kalau sudah rusak, saat motor dipakai lama, mesin panas, businya bisa mencelat dari lubangnya,"  sambungnya.   Sumber :  https://wow.tribunnews.com/2019/07/31/busi-retak-bisa-berdampak-pada-mesin-berikut-penyebabnya-keretakannya?page=all

main Slider

Presdir NGK Busi Indonesia Sidak ke Paddock YSR 2019

Presiden Direktur PT NGK Busi Indonesia Hisato Kato menyidak langsung paddock tim balap pada gelaran Yamaha Sunday Race (YSR) 2019 putaran kedua yang berlangsung akhir pekan lalu di sirkuit Sentul, Bogor (28/7). Hisato Kato yang asli Jepang ini melihat langsung tim-tim balap yang mengikuti gelaran Yamaha Sunday Race. Salah satu paddock tim balap yang cukup lama dihampiri oleh Hisato Kato adalah tim Yamaha BAF Yamalube Pirelli Akai Jaya MBKW2. Didampingi oleh Diko Octavian selaku Technical Support PT NGK Busi Indonesia,Hisato sendiri cukup lama di paddock tim balap asal Palu yang memang disponsori oleh NGK Busi ini. Hisato juga menyapa Yogie MBKW2 selaku chief mekanik dan tiga pembalap dari tim ini yaitu Anggi Setiawan, Fahnisyar Nurjabad dan pembalap cilik Nicky Hayden. Melihat balapan di Indonesia, Hisato Kato cukup bangga karena NGK Busi ikut memberikan supportnya. “Kita memberikan support dari balap nasional hingga balap dunia.” Ujar Hisato Kato. “Balap di Indonesia antusiasmenya cukup tinggi,” tambah Hisato Kato yang tidak bisa membandingkan dengan antusiasme balap di Jepang, karena dia sudah 30 tahun tidak hadir langsung pada balapan di sana. Perlu diketahui bahwa busi NGK sendiri merupakan busi ternama di dunia yang dipercaya oleh tim-tim pabrikan MotoGP. Dari tim pabrikan Yamaha, Honda, sampai Ducati percaya akan kualitas busi NGK. | Luvo   Sumber :  https://balapmotor.net/nasional/presdir-ngk-busi-indonesia-sidak-ke-paddock-ysr-2019

main Slider

Nggak Boleh Asal, Begini Cara Buka Tutup Kepala Busi Motor yang Benar

Ketika mengganti  busi , kebanyakan dari kita nggak bisa dipungkiri seringkali melepas bagian  plug cap  secara  sembarangan , padahal komponen satu ini memiliki tugas cukup penting, yaitu mengantar tegangan dari koil ke  busi . Padahal cara yang salah ketika membuka tutup kepala  busi  dapat membuat bagian  plug cap  cepat rusak, apalagi pada bagian dalamnya terdapa sejumlah komponen penting mulai dari  connector ,  spring contact  ,  resistor ,  lock washer  hingga  screw cord setting . Menurut Technical Suport PT NGK  Busi  Indonesia, Dicko Octaviano, cara salah yang selama ini sering dilakukan orang saat membuka tutup kepala  busi  adalah membukanya cara dibengkok-bengkokkan. "Plug cap karet lentur dengan tambahan resin di dalamnya, bagaimanapun resin ada sifat getas. Karena itu kita tidak boleh memakai benda yang sifatnya merusak dan dibengkokin. Di dalamnya ada banyak komponen," ujar Dicko seperti dikutip HAI dari  Kompas.com . Berikut beberapa  kesalahan  yang sering dilakukan ketika membuka bagian  plug cap   busi :  1. Membuka dengan menggunakan tang ataupun perkakas lain. 2. Membuka ketika mesin kendaraan masih panas. 3. Membuka dengan cara membengkok-bengkokkan plug cap. 4. Membuka dengan cara menarik kabel. Lalu, bagaimana cara membuka tutup kepala  busi  yang benar? Gampang banget kok sob, tinggal ikuti aja cara-cara di bawah ini. 1. Buka plug cap di saat mesin kendaraan sudah dalam kondisi dingin. 2. Untuk melepas plug cap, pegang kepala tarik perlahan. Jangan ditarik paksa. 3. Apabila terasa keras jangan langsung ditarik paksa. Putar perlahan sambil ditarik dengan pelan. 4. Ketika memasang pastikan kepala  busi  sudah terpasang sempurna ke dalam plug cap. Gimana sob, nggak susah kan? Jadi mulai sekarang jangan lupa buat ngebuka tutup kepala  busi  dengan cara yang benar ya. (*)   Sumber :  https://hai.grid.id/read/071801630/nggak-boleh-asal-begini-cara-buka-tutup-kepala-busi-motor-yang-benar?page=all

main Slider

SEPERTI APA MOBIL TOYOTA AVANZA MENGGUNAKAN BUSI NGK IRIDIUM

Berbagai jenis kendaraan passanger banyak beredar di Indonesia apalagi jenis Kendaraan Toyota Avanza populasinya begitu banyak di Indonesia bahkan sampai saat ini PT Toyota Astra Motor masih memproduksi kendaraan tersebut dengan tampilan yang berbeda bahkan engine yang berbeda disetiap disetiap tahun keluaran produksi, tidak bisa dipungkiri Toyota Avanza mampu bertahan lebih dari satu dasawarsa dari tahun pertama produksinya. Di Tahun Pertama PT Toyota Astra Motor memproduksi Toyota Avanza dengan engine masih menggunakan EFI yaitu Electric Fuel Injection beberapa tahun kemudian pihak TAM memproduksi Toyota Avanza dengan engine yang berbeda menggunakan VVT-i yaitu Variable Valve Timing with intelligence, setelah beberapa tahun kemudian Toyota Avanza melakukan perubahan teknologi engine kembali dengan Double VVT-i yang masih digunakan sampai saat ini, tampilan Body juga banyak perubahan dari generasi pertama hingga saat ini yang beredar, dari grill, lampu-lampu hingga kaca spion. Toyota Avanza dengan bermesin EFI sangat berpengaruh pada sistem pengapian sehingga komponen sparepart seperti Busi harus sering diperhatikan karena penggunaan Busi yang kurang bagus akan mengganggu performa mesin saat melaju, penggantian busi pada kendaraan harus sering diperhatikan, penggantian tersebut menggunakan kilometer bukan waktu usia saat Busi itu dipasang, dari hitungan kilometer sebaiknya penggunaan Busi setiap 20.000 melakukan penggantian pada kendaraan yang digunakan. Banyak Busi yang beredar di dunia otomotif seperti Busi Standart dan Busi Racing tergantung dari kebutuhan pemilik kendaraannya. Diko selaku Technical Training NGK menjelaskan “Untuk Busi NGK yang digunakan untuk kendaraan harian NGK mempunyai tiga kategori material yaitu yang pertama Good = nickel standar, yang kedua Better = G Power Platinum dan yang ketiga Best = Iridium. Ketiga kategori itu perbedaannya ada di ujung elektroda pusatnya, kenapa Iridium IX masuk ke kategori best karena terbuat dari logam mulia Iridium, yang memiliki titik leleh yang tinggi dan konduktivitas listrik yang luar biasa. Elektroda pusat busi Iridium berdiameter 0.6 mm yang mampu menciptakan percikan listrik lebih fokus untuk menghasilkan efek pertumbuhan api yang cepat membesar, sehingga menghasilkan ledakan energi yang lebih tinggi”. Kali ini pihak otomotifme.com melakukan riview tentang busi NGK iridium yang dicoba dipasangkan di mobil Toyota avanza yang masih menggunakan engine sistem EFI. Pada awal menghidupkan mesin terjadi suara mesin yang lebih halus terdengar. Setelah melakukan perjalanan melewati tol otomotifme mencoba akselerasi performa di kecepatan 60 sampai ke 80 kilometer per jam dengan rpm diatas 3000 merasakan respon performa yang berbeda yaitu tarikannya lebih enteng padahal kendaraan digunakan masih menggunakan BBM jenis ron 88, jika menggunakan BBM ron 92 akan dipastikan lagi lebih enak respon performanya.   Sumber :  https://otomotifme.com/2019/07/30/seperti-apa-mobil-toyota-avanza-menggunakan-busi-ngk-iridium/

main Slider

Tips Membuka Tutup Kepala Busi Pada Motor

Tutup kepala busi  punya tugas cukup penting untuk mengantar tegangan dari koil ke busi. Sayangnya masih banyak yang menyepelekan fungsi komponen yang yang sering disebut  plug cap  ini. Kasus paling banyak terjadi ialah mencopot  plug cap  menggunakan tang dan perkakas lain. Kemudian melepasnya saat kondisi mesin masih panas, membuka dengan cara ''dibengkokkan," atau menarik kabelnya. Diko Octaviano, Technical Support  PT NGK Busi Indonesia , mengatakan, cara-cara tersebut membuat  plug cap  cepat rusak. Sebab kendati dari luar hanya berupa karet lentur tapi cukup banyak komponen di dalamnya. "Plug cap karet lentur dengan tambahan resin di dalamnya, bagaimanapun resin ada sifat getas. Karena itu kita tidak boleh menggunakan benda yang sifatnya merusak dan dibengkokin. Di dalamnya itu banyak komponen," kata Diko kepada Kompas.com, yang ditemui di GIIAS 2019 belum lama ini. Beberapa komponen yang terdapat di dalam  plug cap  yaitu connector, spring contact , resistor, lock washer dan screw cord setting. Diko mengatakan, komponen tersebut dapat rusak jika sering dibuka dengan cara paksa.   Cara yang Benar 1. Buka pulg cap hanya jika mesin dalam kondisi dingin. 2. Untuk melepas  plug cap , pegang kepala tarik perlahan.Jangan ditarik paksa. 3. Jika keras jangan langsung ditarik paksa. Putar-putar perlahan sambil ditarik perlahan. 4. Saat memasang pastikan kepala bsi sudah terpasang sempurna ke dalam plug cap.   Cara yang Salah 1. Membuka dengan menggunakan tang atau perkakas lain. 2. Membuka saat mesin masih panas. 3. Membuka dengan cara membengkok-bengkokkan pulg cap. 4. Membuka dengan cara menarik kabel. Penulis : Gilang Satria Artikel ini tayang di Kompas.com dengan judul  Cara Benar Buka Tutup Kepala Busi di Motor   Sumber :  https://www.tribunnews.com/otomotif/2019/07/30/tips-membuka-tutup-kepala-busi-pada-motor?page=all

main Slider

Cara Benar Buka Tutup Kepala Busi di Motor

Tutup kepala busi punya tugas cukup penting untuk mengantar tegangan dari koil ke busi. Sayangnya masih banyak yang menyepelekan fungsi komponen yang yang sering disebut plug cap ini. Kasus paling banyak terjadi ialah mencopot plug cap menggunakan tang dan perkakas lain. Kemudian melepasnya saat kondisi mesin masih panas, membuka dengan cara ''dibengkokkan," atau menarik kabelnya. Diko Octaviano, Technical Support PT NGK Busi Indonesia, mengatakan, cara-cara tersebut membuat plug cap cepat rusak. Sebab kendati dari luar hanya berupa karet lentur tapi cukup banyak komponen di dalamnya. " Plug cap karet lentur dengan tambahan resin di dalamnya, bagaimanapun resin ada sifat getas. Karena itu kita tidak boleh menggunakan benda yang sifatnya merusak dan dibengkokin. Di dalamnya itu banyak komponen," kata Diko kepada Kompas.com, yang ditemui di GIIAS 2019 belum lama ini. Beberapa komponen yang terdapat di dalam plug cap yaitu connector, spring contact , resistor, lock washer dan screw cord setting. Diko mengatakan, komponen tersebut dapat rusak jika sering dibuka dengan cara paksa. Benar Buka pulg cap hanya jika mesin dalam kondisi dingin. Untuk melepas plug cap, pegang kepala tarik perlahan.Jangan ditarik paksa. Jika keras jangan langsung ditarik paksa. Putar-putar perlahan sambil ditarik perlahan. Saat memasang pastikan kepala bsi sudah terpasang sempurna ke dalam plug cap. Salah Membuka dengan menggunakan tang atau perkakas lain. Membuka saat mesin masih panas.  Membuka dengan cara membengkok-bengkokkan pulg cap. Membuka dengan cara menarik kabel. Sumber :  https://otomotif.kompas.com/read/2019/07/30/102000615/cara-benar-buka-tutup-kepala-busi-di-motor

main Slider

Busi Iridium Hanya Untuk Motor Tertentu, Ini Tanggapan Pihak NGK

Mungkin sudah hal yang lumrah kalau busi dikatakan sebagai salah satu komponen yang paling vital namun juga paling mudah didapatkan untuk kendaraan bermotor. Selain berperan untuk menyediakan pengapian, busi juga bisa menjadi bukti yang bisa dilihat kasat mata untuk mengetahui kondisi mesin Anda. “Komponen yang paling bisa dilihat dari luar tapi gak perlu bongkar mesin yaitu busi. Sebagai contoh, warna pada busi itu menandakan kondisi mesin, misalnya (busi) terlalu merah menandakan mesin  overheat  karena beberapa faktor,” ujar Diko Oktaviano, Aftermarket Technical Support PT NGK Busi Indonesia. Ternyata beda material busi juga akan mempengaruhi pengapian motor. Yang saat ini sedang banyak diminati yakni busi Iridium karena diklaim memiliki material yang kuat sehingga lebih awet dibanding busi pada umumnya. Namun, apakah busi Iridium bisa digunakan untuk semua jenis motor? “Bisa digunakan untuk semua jenis motor (busi Iridum). Namun pastikan dulu sebelum ganti busi, motor harus dalam keadaan prima. Sebagai contoh, kebanyakan orang hanya ganti busi saja, namun mesin dalam keadaan belum prima. Maka busi juga tidak akan bisa bekerja dengan maksimal,” tambah Diko sapaan akrabnya. Diko juga menambahkan, selama ini banyak yang salah mengasumsikan bahwa busi Iridium hanya bisa digunakan untuk motor tertentu. Hal tersebut ternyata karena busi harus melalui proses adaptasi ruang bakar guna mendapat pengapian yang optimal. “Jadi yang selama ini belum servis motor langsung mengganti busi itu salah, karena busi harus melewati adaptasi ruang bakar karena bersentuhan langsung dengan residu, bahan bakar sisa, kotoran, dll. Agar pengapian bekerja maksimal, pastikan motor dalam keadaan prima,” pungkasnya. Ternyata cara perawatan busi juga cukup mudah, cukup dengan melihat buku panduan kapan busi harus diganti. Selain itu busi juga berperan sebagai saksi mata kondisi mesin motor dengan hanya melihat fisik busi. “Untuk perawatan, cara termudahnya adalah ikuti buku panduan motor kapan harus mengganti busi karena setiap motor memiliki karakter yang berbeda-beda,” tutup Diko.   Sumber :  https://otorider.com/article/view/busi-iridium-hanya-untuk-motor-tertentu-ini-tanggapan-pihak-ngk/kxduPll6geffNlCvr2rlyUIJxINLBFYgqDspKJjG8aQ

main Slider

Berburu Aksesori Motor Dan Mobil Di GIIAS 2019 Yuk, Banyak Promo

Jika weekend ini tidak ada rencana untuk pergi bersama keluarga, ada baiknya Anda berkunjung ke GIIAS 2019 di ICE, BSD, Tangerang. Selain memamerkan berbagai kendaraan roda dua dan roda empat, GIIAS juga menghadirkan berbagai jenis aksesoris dan perlengkapan berkendara untuk motor. Harga yang ditawarkan juga beda dengan di toko-toko yang ada di mall atau pinggir jalan. Jika ingin mencari helm, ada baiknya berkunjung ke booth JPX. Di sini, JPX memberikan potongan sebesar Rp50 ribu untuk semua jenis helm. Dari mulai half face, full face, cross sampai retro serta helm berdesain vintage berbahan carbon. Helm produksi lokal ini cukup banyak digemari selama GIIAS. Dengan kualitas yang baik, harga juga terjangkau. Mau yang lebih murah lagi? ada booth Blibli.com. Di sini menyediakan berbagai aksesori untuk motor mulai dari shockbreker, pelek dan masih banyak lagi yang lainnya. Harganya mulai dari puluhan ribu sampai ratusan ribu. Belum lagi untuk mobil, ada sarung setir, pelek dan masih banyak yang lainnya. Di booth ini juga bisa beli cash tanpa harus masuk ke halaman blibli.com. Mau cari box atau tas untuk motor, Givi memberikan harga promo selama pameran. Givi juga menghadirkan produk-produk unggulannya di GIIAS 2019 ini. Ada banyak pilihan untuk merk Givi ini. Mau cari oli ada Motul yang membawa produk-produk unggulannya untuk motor dan mobil. Ada juga Master, pelumas untuk skuter matik dan juga prestone untuk mobil kesayangan Anda. Belum lagi booth busi NGK yang memberikan promo menarik selama pameran ini juga menawarkan produk yang berkualitas untuk kendaraan roda dua dan roda empat. Jika mencari head unit untuk mobil, ada Asuka yang menjual berbagai jenis kebutuhan entertainment Anda. Ditawarkan dengan harga yang dimulai dari Rp2 jutaan sampai dengan Rp9 jutaan. Head unit Asuka yang baru TR-310 dipasarkan dengan banderol Rp 9 juta, sementara untuk TPMS TPS-100 ditawarkan dengan harga Rp 2,5 juta. Di booth Aftermarket yang terletak di hall 8 sampai 10 ini semua kebutuhan untuk kendaraan Anda bisa didapat. Seperti yang sudah disampaikan, masing-masing booth menawarkan diskon yang sangat menggiurkan. Kapan lagi dapat barang berkualitas dengan harga yang pas?      Sumber :  https://kabaroto.com/post/read/berburu-aksesori-motor-dan-mobil-di-giias-2019-yuk-banyak-promo

Jl. Raya Jakarta - Bogor Km 26,6 Jakarta 13740
INDONESIA
+62 21 8710974
marketing@ngkbusi.com

JOIN OUR SOCIAL MEDIA CONVERSATION///

Copyright © 2019 PT. NGK Busi Indonesia. All rights reserved.