main Slider
main Slider
main Slider
main Slider
main Slider
main Slider
main Slider
UPDATES///
main Slider

Debut Prestasi NGK, Diakui di Dunia Balap maupun Komunitas Mobil, Ini Kata Klub IAM2

iamautomodified.com , JAKARTA  –  NGK Busi Indonesia  berhasil menorehkan berbagai prestasinya dalam men-sponsori berbagai tim balap nasional maupun internasional. Terhitung selain menjadi sponsor utama NGK juga sekaligus sebagi pemasok busi bagi beberapa tim balap, demikian seperti disebutkan Diko Oktaviano,  Aftermaket Technical Support  (ATS),  PT. NGK Busi Indonesia  kepada  iamautomodified.com “Jika dicek di situs MotoGP bahwa dari juara 1 sampai dengan 10 itu, hanya 1 tim MotoGP saja yang tidak menggunakan  busi NGK . Sementara 9 lainnya telah menggunakan NGK. Bahkan Ducati, Kawasaki, Suzuki, Yamaha juga Honda semuanya sudah menggunakan busi NGK, jadi sudah tidak diragukan lagi,” tutur Diko. Selain itu, lanjutnya,  busi NGK  ini cukup diandalkan untuk di dunia balap mobil seperti di ajang balap  World Rally Championship  (WRC),  busi NGK  juga dipakai oleh beberapa tim balap Eropa maupun tim Subaru dan Citroen. “Kemudian pada Formula 1. Scuderia itu businya menggunakan NGK dan itu semua di ajang balap internasional. Sementara di balap nasional, YRI, AHRT, itu menggunakan busi NGK,” imbuhnya. Nah, kalau bicara menyoal modifikasi, bisa ditanyakan langsung ke beberapa komunitas secara langsung, mereka lebih  prefer  kemana pada saat kendaraan mereka sudah tidak standar lagi. “Jadi artinya, mereka sudah mulai ‘ngoprek-ngoprek’ nih. Mereka akan memilih busi apa, NGK atau merek lain?,” kata Diko. Tapi berdasarkan dari komunikasi yang dirangkul, kata dia, beberapa komunitas itu hampir semua mereka bilang bahwa NGK itu tahan terhadap  tuning engine . “Jadi kita sangat optimis banget. Dan berbagai torehan itu sebenarnya bukan klaim dari kita sendiri, tapi banyak fakta yang membuktikan,” pungkasnya. Pernyataan Diko dibenarkan oleh Ketua Umum  Indonesia Associated Mazda2  (IAM2), Riadi Slamet Wirasanjaya. Menurutnya, busi NGK produk yang berkualitas serta menjamin performa dan membuat pengapian mesin jadi lebih baik. “Busi NGK ini produk sangat awet dan tahan lama, harganya pun sangat terjangkau. Kita sendiri, menggunakan produk ini sudah lama, rata-rata member  IAM2 Mazda  juga menggunakan busi NGK,” jelas Riadi, saat dikonfirmasi IAM. Sumber :  http://iamautomodified.com/2019/12/19/debut-prestasi-ngk-diakui-di-dunia-balap-maupun-komunitas-mobil-ini-kata-klub-iam2/

main Slider

Benarkah Busi NGK Memiliki Fitur dan Apa Fungsinya

iamautomodified.com , JAKARTA  – NGK Busi Indonesia memiliki jenis busi yang bermacam-macam, yang disesuaikan dengan karakteristik kendaraan dimulai dari busi standar berbahan nikel, G-Power, Iridium, Laser Iridium dan Laser Platinum. Namun jika ditinjau secara spesifikasi pasar terdapat  7 macam yakni Nikel standar, Platinum G-Power, Iridium IX, Laser platinum serta Laser Iridium. Kemudian untuk Iri series terbagi lagi menjadi 3 yaitu Iriway, Iritop, Irimac dan Racing competition. Diko Oktaviano selaku  Aftermaket Technical Support  (ATS), PT. NGK Busi Indonesia membeberkan bahwa tipe busi dari masing-masing mobil itu dibedakan sesuai karakter kendaraan. Menurutnya, jika karakter kendaraannya menggunakan turbo tapi tidak digunakan busi yang non turbo pasti bakalan meleleh. “Kalau fitur dan karateristik ada banyak. Tipenya juga banyak seperti standar plug, V Groove, DFE, ground electrode dan masih banyak lagi. Nah, punya anggapan bahwa selama dimensi itu masuk, ya sah-sah saja dipakai,” jelas Diko. Misalkan BKR 6E dan BKR 6E-11, dengan busi celah 1,1. Itu berarti, ia memiliki daya pengapian yang lebih baik dibandingkan dengan BKR 6E. “Tapi, BKR 6E-11 ini butuh daya listrik yang lebih tinggi,” kata dia. Jadi, lanjutnya, koil pun memiliki spesifikasi yang berbeda. Nah itulah yang disebut karakteristik atau fitur dari busi. Selain itu ada anti vibrasi, resistansi yang lebih tinggi adapula bentuk kepala ground elektronya ada 2, 3 dan 4. Oleh karena busi NGK itu sudah memiliki fitur, maka sudah jelas berbeda-beda. Jangan kemudian jika dimensinya sama lalu langsung digunakan, itu pasti ada efeknya. Sumber :  http://iamautomodified.com/2019/12/16/benarkah-busi-ngk-memiliki-fitur-dan-apa-fungsinya/

main Slider

Pabrik Busi NGK Di Datangi Oleh Komunitas HPCI se-JABODETABEK. Ada Apa ya Guys.....!!!

Jakarta, 14 Desember 2019 - Sebanyak 80 orang para pengguna Motor Honda PCX yang tergabung dalam HPCI (Honda PCX Club Indonesia) untuk wilayah JABODETABEK pada Sabtu ini (14/12) mendatangi atau melakukan kunjungan ke Pabrik busi NGK yang ada di wilayah Jakarta Timur. Untuk melakukan riding bareng menuju pabrik Busi NGK, para riders berangkat start dari wilayahnya masing-masing Member maupun Prospec HPCI yang ada di wilayah JABODETABEK. (Foto : HPCI) Setibanya di pabrik NGK rekan-rekan HPCI langsung di Sambut oleh pihak Management NGK. Setelah semua member HPCI tiba dilokasi lalu diarahkan masuk ke dalam Ruang Spark Plug disuguhkan dengan sarapan pagi.  (Foto : HPCi) Bukan hanya sarapan pagi guys, namun rekan-rekan dari HPCI JABODETABEK juga diberikan pengetahuan mengenai pemeliharaan pemilihan busi yang baik dan benar oleh Bpk. Bagas selaku Sales Marketing PT.NGK Busi Indonesia. (Foto : HPCI) Selain diberikan pengetahuan, para member maupun prospek juga dipersilahkan untuk tanya jawab oleh pihak Management PT.NGK Busi Indonesia. Disela-sela sesi tanya jawab juga diselipkan beberapa Games dan hadiah agar suasana menjadi lebih menarik dan santai. (Foto : HPCI) Tepat pada pukul 10.30 wib semua rekan - rekan member ataupun Prospek HPCI dari JABODETABEK dipersilahkan memasuki area Produksi guna melihat secara langsung proses pembuatan Busi, sebelum memasuki area produksi dibagi menjadi beberapa kelompok serta diberi arahan dan tata terib yang harus diperhatikan oleh para member dan prospek HPCI, yang salah satunya untuk menggunakan Topi dan setiap rombongan didampingi oleh bagian Produksi selama kurang lebih sekitar 1jam memasuki area Produksi. (Foto : HPCI) Didalam area Produksi peserta melihat langsung proses pembuatan Busi NGK dari dalam bentuk masih steelcoil, Serbuk Keramik hingga busi yang sudah siap Packing dan di Distribusikan untuk seluruh wilayah se Indonesia dan Export ke berbagai negara di Asia dan Eropa. Selepas keliling area Produksi selama 1 jam peserta kembali keruang Spark Plug dan makan siang bersama dilanjutkan dengan pengocokan Doorprize dan pembagian hadiah yang sudah disiapkan oleh pihak NGK untuk Peserta yang beruntung. (Foto : HPCI  Akhirnya acara kunjungan ini ditutup dengan sesi Photo bersama seluruh peserta dengan Management PT.NGK Busi Indonesia. Semoga dalam kunjungan ini dapat menjalin kerjasama antara HPCI dan PT.NGK Busi Indonesia dalam suatu hubungan yang sinergi dan saling menguntungkan satusama lain ucap Bro.Pay selaku Koordinator Wilayah HPCI di JaBoDeTaBek. Sumber :  http://assosiasihondajakarta.com/read/Berita-Komunitas/21512-Pabrik-Busi-NGK-Di-Datangi-Oleh-Komunitas-HPCI-se-JABODETABEK-Ada-Apa-ya-Guys#.XfSDHW0k4Eo.whatsapp

main Slider

Coaching Clinic NGK Busi Sambagi Universitas Indonesia, Banyak Kasih Ilmu

GridOto.com -  Untuk meningkatkan pengetahuan seputar  busi ,  NGK   Busi  Indonesia mengadakan  coaching clinic  ke kampus-kampus di seluruh Indonesia. Dan  Universitas Indonesia , Depok menjadi tempat keempat yang didatangi oleh  NGK . Tepatnya pada Jum'at (13/12), lebih dari 70 mahasiswa dari jurusan  Teknik Mesin  memadati ruangan yang menjadi tempat  coaching clinic  yang diadakan oleh  NGK   Busi  indonesia. Dalam  coaching clinic  dengan tema 'Teknologi  Busi  &  Ruang Bakar ' ini, Diko Oktaviano selaku Technical Support and Product Specialist  NGK   Busi  Indonesia, dirinya memberikan pengetahuan seputar  busi . "Betul, teknologi  busi  sangat erat kaitannya dengan hal teknis dan sangat cocok dengan mahasiswa  teknik mesin ," ucap Diko. "Maka dari itu NGK melakukan edukasi ke kampus-kampus pilihan di seluruh Indonesia," tambahnya. Materi yang disampaikan seputar peran busi pada sistem ignition atau penyalaan mesin motor bakar.   ryan/gridoto.com Penyampaian materi mengenai busi NGK oleh Diko Oktaviano   Tidak hanya itu, NGK juga memberikan hal teknis mengenai bagaimana busi itu bekerja sehingga menjadi proses pembakaran di ruang bakar. "Selain pengenalan lini produk NGK busi, eduksi ini juga memberikan pengetahuan mendalam busi," ungkapnya kepada GridOto.com. Antusias peserta cukup besar dan sesi tanya jawab membuat coaching clinic semakin mendekatkan mahasiswa Universitas Indonesia dengan NGK busi.   ryan/gridoto.com Antusias peserta coaching clinic Teknik Mesin Universitas Indonesia sangat besar   Saat GridOto.com menanyakan salah satu peserta  coaching clinic , Raditya yang juga pembalap gokart  Universitas Indonesia . Dirinya menyebutkan bahwa penyampaian materi mengenai  busi  sangat informatif. "Materinya informatif sehingga memberikan pengetahuan lebih dalam mengenai  busi  dan penjelasan dasar-dasar  busi , bangus banget si," ucap Raditya Penutupan sesi  coaching clinic ,  NGK   busi  juga memberikan doorprize menarik berupa topi, polo shirt dan voucher belanja. Wah, banyak kasih ilmu nih sob. Sumber :  https://www.gridoto.com/read/221953081/coaching-clinic-ngk-busi-sambagi-universitas-indonesia-banyak-kasih-ilmu?page=all

main Slider

Jangan Sampai Tertipu, Kode R Pada Busi Bukan Berarti Racing

GridOto.com  - Balik lagi ngomongin soal busi, memang ada yang cocok dipakai buat tunggangan harian hingga buat balapan. Nah busi khusus balap ini yang kerap disebut busi racing dan dianggap bisa mendongkrak performa motor. Tapi jangan sampai ketipu kalau busi dengan kode R adalah busi racing. Kalau melihat busi dengan huruf R, itu berarti busi tersebut memiliki resistor. Nah kenapa ada  busi berkode R  alias pakai resistor? Ternyata busi itu untuk motor injeksi. Resistor tersebut berguna untuk membuang induksi kelistrikan agar tidak mengacaukan ECU pada motor injeksi. Dari perbedaan fisiknya bisa dilihat pada kode busi, misal busi biasa berkode C7HSA, maka  busi resistor  jadi CR7HSA. Selain resistornya itu, dari material bahan dan yang lainnya,  busi motor injeksi  dan motor karburator sama persis.   Farhan Perbedaan fisik antara busi resistor (kiri) dan busi biasa (kanan) Harganya pun masih sama, untuk  busi motor injeksi  dan motor karburator dikisaran Rp 13-15ribuan. Jadi motor yang masih pakai karburator bisa saja pakai  busi berkode R . Namun kalau motor injeksi, sebaiknya jangan pakai busi biasa yang tidak ada kode R-nya karena bisa berdampak ECU. Tentu dampaknya enggak langsung kelihatan saat dipasang, tapi bisa muncul tiba-tiba. Jadi jangan ambil risiko, kalau pakai motor injeksi ya lebih baik minta busi dengan resistor. Sumber :  https://www.gridoto.com/read/221951563/jangan-sampai-tertipu-kode-r-pada-busi-bukan-berarti-racing

main Slider

Mengetahui Perbedaan Busi Panas dan Busi Dingin, Ada Pengaruh ke Performa

GridOto.com  - Ngomongin soal busi kendaraan, ada nih istilah  busi panas  dan  busi dingin . Tapi apa sih perbedaan  busi panas  dan  busi dingin  ini dan bagaimana pengaruhnya ke performa kendaraan? Oke, berikut ini perbedaannya berdasarkan informasi yang dituturkan oleh  Diko Oktaviano , Technical Support PT NGK Busi Indonesia. “Perbedaannya terletak pada kemampuan busi dalam membuang panas, dengan cepat atau dengan lambat,” ujar Diko kepada GridOto.com beberapa waktu lalu di Jakarta. “Kalau buang panas lebih cepat, itu busi dingin. Kalau lebih lama, itu busi panas,” lanjutnya. Secara visual, kata Diko, busi panas dan busi dingin dapat dilihat dari panjang insulatornya. “Busi dingin itu bentuk insulatornya lebih pendek, jadi proses transfer panasnya lebih cepat terbuang. Sedangkan busi panas itu insulatornya lebih panjang, jadi hambatan panasnya lama terbuang,” papar Diko. Untuk busi NGK bisa dilihat dari kode busi yang terpampang.     Ilustrasi perbedaan busi panas dan dingin   “Untuk  busi NGK , semakin besar angkanya berarti businya makin dingin. Ambil contoh NGK CR6HSA, speknya lebih panas daripada NGK CR8HSA,” ujar Diko. Untuk pemakaiannya, lanjut Diko,  busi panas  biasanya dipakai di mesin yang berkapasitas kecil. Sedangkan  busi dingin  dipakai di mesin ber-cc besar. “ Busi panas  biasanya dipakai di motor 110 cc – 125 cc. Kalau  busi dingin , di motor 150 cc ke atas, seperti Yamaha R15 atau Honda CBR250RR,” bilang Diko. "Kalau busi dengan heat rating rendah dipasang di mesin berkompresi tinggi, bisa bikin insulator pecah atau meleleh,” tambahnya. Contoh paling sederhana dari ucapan Diko tadi adalah memasang busi Honda Supra di Honda CBR150R. Meski secara dimensi dan bentuk sama, namun kedua busi punya heat rating berbeda. Heat rating busi Supra di bawah heat rating busi standar CBR150, bisa memunculkan masalah. Yang paling dikhawatirkan adalah pecahnya insulator yang akan langsung masuk ke ruang bakar. Insulator yang masuk ke ruang bakar akan terperangkap dan bisa merusak boring liner serta piston yang sedang bekerja. Makanya, harus perhatikan heat rating jika kalian ingin lakukan substitusi pada busi. “Kalau naik boleh. Misal motor A standarnya pakai busi dengan heat rating 5. Dipasangkan busi heat rating 6 tidak apa-apa. Paling kendalanya motor lebih sulit dihidupkan dalam kondisi dingin," tutup Diko.   Jadi soal pilih-pilih busi, lebih baik ikuti anjuran pabrikan saja karena sudah didesain dengan spesifikasi motor masing-masing. Sumber :  https://www.gridoto.com/read/221949872/mengetahui-perbedaan-busi-panas-dan-busi-dingin-ada-pengaruh-ke-performa?page=all

main Slider

Busi Mobil Bisa Meleleh, Ternyata Karena Hal Sepele Seperti Ini

GridOto.com -  Busi  sangat sensitif dengan  panas   ruang bakar . Bagian  busi  terutama pada ujung elektorda sebagai penghantar arus listrik yang dipercikkan bisa saja  meleleh  hanya karena hal sepele. Panas  yang dihasilkan oleh  ruang bakar  pasti berbeda-beda. Oleh karena itu pemilihan  busi  harus tepat untuk menghindari  elektroda  bagian tengah  meleleh . Saat GridOto.com menyakan perihal  busi  yang  meleleh , Diko Oktaviano, Technical Support and Product Specialist NGK  Busi  Indonesia pun menjelaskan bahwa benar bahwa  panas   ruang bakar  yang sangat tinggi bisa membuat  elektroda   busi   meleleh .   Ryan/gridoto.com Ilustrasi Kondisi ruang bakar "Idealnya, panas ruang bakar berkisar antara 450-800 derajat celcius," ucap Diko kepada GridOto.com. "Bila ada malfungsi pendinginan mesin sehingga membuat panas ruang bakar melonjak maka elektorda busi kemungkinan akan meleleh," tambahnya. Selain itu juga bisa diakibatkan setelan campuran bahan bakar dan udara yang tidak tepat. Bila terlalu irit atau lebih banyak molekul udara maka setelen terlalu irit yang bisa membuat suhu ruang bakar melonjak tinggi. Akan tetapi pada busi yang berbahan elektroda tengah platinum atau iridium jarang sekali meleleh karena secara titik leleh jauh lebih tinggi dibanding bahan busi nikel.   Radityo Herdianto Busi NGK laser iridium asli   "Walau memang sangat jarang terjadi akan tetapi selalu perhatikan  busi  setiap mobil diservis agar gejala  busi   meleleh  bisa terhindarkan," sebutnya lagi. Dan tidak lupa heat range pada  busi  juga harus mengikuti standar. Jangan sampai menggunakan heat range  busi  yang tidak tepat sehingga menyebabkan  busi  bisa  meleleh  saat dipakai. Sumber :  https://www.gridoto.com/read/221947116/busi-mobil-bisa-meleleh-ternyata-karena-hal-sepele-seperti-ini?page=all

main Slider

Terungkap, Ini Alasan Sebenarnya Kenapa Busi Racing Pakai Iridium

Gridoto.com -  Untuk kebutuhan balap terutama  busi  pastinya enggak boleh sembarangan. Mesin balap  untuk menghasilkan performa tinggi berbeda dengan mesin mobil harian seperti  panas  yang dihasilkan. Oleh karena itu, pemilihan  busi  menjadi berbeda karena harus mampu menahan temperatur tinggi saat mesin bekerja dan menjaga  performa mesin . Pabrikan  busi  seperti NGK juga membuat  busi  khusus untuk kebutuhan mesin mobil balap atau biasa disebut  busi   racing . "Untuk mesin mobil balap kita ada  IRI  Series yang terdiri dari  IRIway , IRItop dan IRImac yang memang diciptakan untuk kebutuhan mesin mobil balap," ucap Diko Oktaviano, Technical Support and Product Specialist NGK  Busi  Indonesia kepada GridOto.com.     Busi NGK IRITop dengan heat range 9   "Untuk bahan elektroda busi mesin mobil balap NGK menggunakan Iridium yang diciptakan dan mampu bertahan pada suhu ekstrem," tambahnya. Bahan iridium khusus ini selain kuat menahan suhu tinggi juga mampu menghasilkan daya hantar listrik yang baik. Ujung tip iridium juga memiliki diameter yang kecil yakni 0,6 mm. "Diameter yang kecil ini mampu menghasilkan loncatan bunga api yang terfokus sehingga pembakaran akan menjadi lebih baik dan menghasilkan tenaga mesin mobil balap menjadi lebih baik" beber Diko.     Busi kebutuhan balap dibuat khusus untuk menahan panas ekstrim   Pada elektroda massa  busi  NGK  IRI  series juga menggunakan tipe  taper cut . Taper cut  pada elektroda massa dimaksudkan juga untuk membuat loncatan bunga api lebih fokus. Tingkatan  panas  atau heat range  busi  juga berbeda dibanding  busi  standar. Heat range  busi   IRI  series dari NGK mulai dari 7 sampai 9 yang termasuk  busi  dingin. "Maka dari itu  busi  kebutuhan balap sangat penting untuk diperhatikan, karena bila salah bisa saja  busi  meleleh atau  performa mesin  mobil balap tidak akan bagus," tutup Diko. Sumber :  https://www.gridoto.com/read/221947558/terungkap-ini-alasan-sebenarnya-kenapa-busi-racing-pakai-iridium?page=all

main Slider

Harga Busi Matic Yamaha, NMAX 2 Tahun Enggak Ganti Busi, Kok Bisa

MOTOR Plus-Online.com  -  Busi  pada mesin motor penting, sebagai sumber api di dalam mesin motor. Tanpa adanya  busi , bensin dan udara di dalam ruang bakar tidak akan terbakar. Penggantian  busi  juga harus diperhatikan bro, karena  busi  ada batas penggunaannya. Busi  yang mau mati punya tanda-tanda seperti mesin ngadet, atau putaran mesin naik turun.   Pada skuter matic Yamaha, komponen ini termasuk fast moving. Walaupun sudah tertera pada buku manual, jika penggantian busi motor Yamaha tiap 15.000 km sampai 20.000 km. Pengendara Yamaha seperti NMAX, hampir tidak pernah mengganti busi selama 2 tahun. Hal ini berkaitan dengan teknologi VVA yang membuat mesin lebih efisien. Jadi enggak usah takut kalau tiba-tiba busi mati dijalan.   "Kalau disini, saat motor diservice pasti kita tes dulu, tanya ada keluhan apa," buka mekanik Yamaha yang tidak mau disebutkan di salah satu bengkel Yamaha di Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. "Bisa dikatakan, 20 banding 1 kalau NMAX yang mau di cek businya, itu juga kalau mau jalan jauh," lanjutnya. Bahkan ada yang sampai sudah jalan 25.000 km, baru ganti busi.   Ardhana Adwitiya Busi NGK untuk motor matic Yamaha.   "Kalau Mio M3 jalan 20.000 km, bisa sampai putih ujung elektrodanya," ungkapnya. Pilihan busi dari bengkel Yamaha, menggunakan merek NGK. Walaupun serinya berbeda-beda, harganya cukup terjangkau lho. Untuk NMAX, Lexi, dan Aerox, menggunakan busi NGK-R CPR8EA-9. Sementara untuk x-ride, Mio, Fino, dan Freego, memakai  busi   NGK  CR7HSA. Busi   NGK -R CPR8EA-9 dan  NGK  CR7HSA dibanderol Rp 13.500. Sementara untuk XMAX, menggunakan  busi   NGK  AR8A9 dengan harga yang cukup mahal, Rp 57.000. Sumber :  https://www.motorplus-online.com/read/251933575/harga-busi-matic-yamaha-nmax-2-tahun-enggak-ganti-busi-kok-bisa?page=all

main Slider

Kapan Waktu Tepat untuk Mengganti Busi Sepeda Motor

Jakarta:  Busi menjadi salah satu komponen yang sering dilupakan pemilik sepeda motor. Maklum, bentuknya tidak terlalu besar dan terletak di dalam mesin.   Padahal, busi punya peran penting yang berfungsi sebagai pemantik bunga api dalam ruang bakar mesin. Tujuannya untuk membakar campuran udara dan bahan bakar agar piston bisa bergerak sesuai dengan perintah ledakan bahan bakar setelah terkena bunga api tadi.   Dengan peran penting itu, busi layak mendapat perhatian ekstra. Jika tak dirawat secara berkala, busi yang sudah aus akan memengaruhi performa/kinerja mesin. Nantinya, busi tidak mampu lagi memantikan api dengan sempurna. "Jika busi masih dalam kondisi baik, artinya masalah di ruang bakar bisa diminimalkan. Membiarkan kondisi busi yang sudah tak sempurna memantikkan bunga api bisa menimbulkan masalah dalam jangka panjang. Terutama yang berhubungan dengan piston dan blok silinder," kata Hendra, mekanik yang praktik di bengkel motor Aren Jaya Motor di Bekasi Timur kepada Medcom.id, beberapa waktu lalu.   Busi yang sudah aus dapat dikenali ketika mensin sepeda motor Anda terasa bergetar. Terkadang terdengar bunyi ledakan yang keluar dari knalpot akibat proses pembakaran yang tidak sempurna. Ledakan ini biasanya berulang, saat mesin deselerasi ataupun saat berakselerasi.   "Busi memiliki usia pakai hingga 10 ribu kilometer. Jika masih digunakan lewat dari batas yang ditentukan sudah tidak optimal. Terlebih busi merupakan komponen fast moving. Selain itu bahan bakar juga menjadi lebih boros karena kerja mesin yang semakin berat," tutup Hendra.   Menurut Aftermarket Technical Support PT NGK Busi Indonesia, Diko Oktaviano, sebelum melakukan modifikasi pada bagian pengapian, sebaiknya kita harus tahu dulu bagaimana cara kerja pengapian.   "Busi punya peran vital, yang berfungsi sebagai pemantik bunga api dalam ruang bakar mesin ketika Udara dan bahan bakar bercampur," kata Diko kepada Medcom.id, di Jakarta, beberapa waktu lalu. Diko sekali lagi menegaskan, fungsi busi adalah untuk menghasilkan listrik agar terjadi api, bukan menghasilkan api. Kemudian dijelaskan, pembesaran api pada busi sangat dipengaruhi oleh bentuk material bahan dan elektroda (elektroda pusat dan elektroda ground).   "Kita harus tahu dulu faktar mana yang sangat mempengaruhi proses pengapian, faktornya apa, saya kira kita harus tahu dulu. Sebetulnya busi sudah diciptakan dengan banyak varian pilihan, kita tinggal pilih mau variasai yang mana mulai dari yang model Nickel, G-Power hingga Irium," jelasnya.   Memilih varian busi yang sesuai dengan kendaraan bermotor Anda, adalah salah satu cara untuk menghindari modifikasi ekstrim yang salah. "Saya pernah bertemu dengan modifikasi yang memotong bagian electrokda-nya, yang katanya tujuannya untuk mmperbesar api. Padahal ini hal yang salah, karena durabiliti-nya tidak dapat.".   Sebelum memutuskan untuk melakukan penggantian busi, ada baiknya jika Anda mengetahui jenis busi yang Anda gunakan dan yang direkomendasikan untuk mesin tersebut. Jika masih menggunakan busi standar penggunaan harian, umumnya terbuat dari bahan nikel, maka rujukan penggantian sudah diberikan produsen kendaraan atau busi.   "Untuk motor, biasanya jarak tempuh 6.000 kilometer terhitung dari awal pemasangan komponen itu performa busi bermaterial nikel sudah mulai menurun. Percikan apinya tak fokus lagi dan elektroda atau ground-nya mulai terkikis. Sementara untuk mobil, jarak 20.000 kilometer adalah jarak mulai menurunnya performa busi," pungkas Diko.   Pria ramah itu pun memberikan saran mudah untuk mengetahui performa busi sudah menurun, yaitu kemampuan akselerasi dengan batas putaran menengah, biasanya semakin tinggi. Efeknya seperti saat menekan tuas kopling secara dalam kondisi setengah. Kalau hal ini terjadi, artinya proses pembakaran tak lagi sempurna, dan efisiensi bahan bakar mulai melenceng dari ukuran ideal yang dikonsumsi mesin tersebut.   "Busi juga berfungsi menjaga performa mesin tetap pada tempatnya. Tapi kalau performa busi sudah menurun, maka performa mesin juga takkan maksimal. Kondisi ini jika dibiarkan, bisa membuat komponen pengapian lainnya juga perlahan mengalami masalah." Sumber :  https://www.medcom.id/otomotif/motor/1bVywZGN-kapan-waktu-tepat-untuk-mengganti-busi-sepeda-motor  

main Slider

Pengaruh Aditif Tambahan Bahan Bakar Terhadap Busi, Ada Efek Buruk.

GridOto.com -  Sering kali, untuk meningkatkan kualitas  bahan bakar  lebih baik banyak yang menggunakan  aditif  tambahan yang dituangkan ke tangki  bahan bakar . Banyak yang klaim bahwa dengan menambahkan  aditif  tambahan ke  bahan bakar  bisa membuat  bahan bakar  lebih bersih, mudah terbakar, konsumsi  bahan bakar  lebih irit bahkan bisa menaikkan oktan. Akan tetapi, penggunaan  aditif  sebenarnya juga berdampak pada  busi  mobil lho. Busi  yang bertugas membakar campuran  bahan bakar  dan udara pastinya lebih sensitif terhadap perubahan kadungan  bahan bakar . Bahkan, menurut  Diko Oktaviano  selaku Technical Support and Product Specialist NGK  Busi  Indonesia, penambahan  aditif  pada  bahan bakar  bisa membuat  busi   overheat .   Ryan/GridOto.com perhatikan kode tingkat panas busi "Penambahan aditif ke bahan bakar akan menambah kenaikan suhu insulator busi, dengan pemilihan tingkat panas busi yang salah akan membuat busi menjadi overheat," ucap Diko kepada GridOto.com. "Memang klaim dari pabrikan produsen aditif bisa membuat penggunaan bahan bakar lebih efisien karena bahan bakar lebih mudah terbakar," tambahnya. Busi yang mengalami overheat akan menimbulkan masalah terhadap proses pembakaran. Bila tingkat panas sudah melewati batas bisa aja elektroda tengah busi meleleh. Diko pun menyarankan bila sering menggunakan aditif ke bahan bakar ada baiknya gunakan tingkat panas busi yang lebih dingin.   ryan/gridoto.com penggunaan aditif bisa membuat busi overheat   "Bila seting pakai  aditif  naikkan angka panas  busi  misalnya dari sebelumnya 7 ke 8 untuk menjaga  busi  dari  overheat ," bebernya. Atau bila tidak menggunakan  aditif  tambahan, ganti kualitas  bahan bakar  menjadi lebih baik dari sebelumnya. Sumber :  https://www.gridoto.com/read/221918681/pengaruh-aditif-tambahan-bahan-bakar-terhadap-busi-ada-efek-buruk?page=all  

SOCIAL MEDIA///
.............

Jl. Raya Jakarta - Bogor Km 26,6 Jakarta 13740
INDONESIA
+62 21 8710974
marketing@ngkbusi.com

JOIN OUR SOCIAL MEDIA CONVERSATION///

Copyright © 2020 PT. NGK Busi Indonesia. All rights reserved.