NGK
NGK Bagi-Bagi Hadiah Akhir Tahun
PT NGK Busi Indonesia akan membagi-bagikan hadiah di akhir tahun 2017. Karena tahun ini sangat spesial bagi NGK Busi Indonesia yang baru saja menginjak usia ke-40 Juli kemarin, maka tahun ini harus ditutup dengan program yang spesial juga. NGK Busi akan menggelar event GANTI BUSI GRATIS serentak di 3 wilayah yaitu Jakarta, Lampung dan Medan di Desember 2017. Di beberapa toko spare part di ketiga kota tersebut selain ada program busi gratis berikut pemasangannya untuk 50 motor pertama per hari, pelanggan juga bisa mendapatkan T-SHIRT EXCLUSIVE setiap pembelian busi dengan jumlah tertentu. Acara yang terdekat akan dilaksanakan di kota Lampung pada tanggal 5-7 Desember 2017 mendatang. Program serupa sebenarnya sudah rutin diadakan bergiliran di beberapa kota di Indonesia, namun karena semakin banyaknya permintaan dari berbagai wilayah untuk diselenggarakannya event ini maka di penghujung 2017 NGK Busi tidak ragu untuk mengadakannya di 3 kota sekaligus. Di acara ini team NGK Busi Indonesia juga akan menjawab semua pertanyaan dari para pengguna setianya secara langsung. Dengan semakin mendekatkan diri pada konsumen, NGK Busi menunjukkan komitmen dalam membangun hubungan yang positif dengan seluruh pengguna kendaraan.
All Bikers di Pontianak nonton MotoGP bareNGK
Nonton MotoGP bareNGK merupakan agenda rutin yang diadakan oleh PT NGK Busi Indonesia. Kali ini mengambil tempat di salah satu cafe di tengah kota Pontianak pada hari Minggu 12 November 2017 lalu. Tidak kurang dari 200 bikers dari berbagai lintas komunitas bergabung untuk menyaksikan para jagoannya bertarung di seri terakhir MotoGP di Valencia. Pada seri ini Dani Pedrosa keluar sebagai juara dan Marquez finish di posisi ketiga. Namun hasil ini cukup bagi Marquez untuk mengunci gelar MotoGP 2017 dengan raihan 298 poin. Ini merupakan gelar juara dunia keempat Marquez atau yang kedua secara beruntun. Sebelumnya, pembalap asal Spanyol ini menjadi juara pada 2013, 2014, dan 2016. Hampir semua team balap yang berlaga di MotoGP menggunakan busi NGK, sebut saja Honda Racing Team, Movistar Yamaha, Team Ducati, Suzuki Ecstar, dan lain sebagainya. Karena busi memiliki peran yang penting di dalam mesin dan harus mempunyai ketahanan yang kuat serta daya pengapian yang stabil, maka untuk memenuhi hal tersebut maka busi harus terbuat dari bahan yang berkualitas tinggi. Hasil lengkap MotoGP Valencia: Dani Pedrosa ESP Repsol Honda (RC213V) 46m 8.125s Johann Zarco FRA Monster Yamaha Tech3 (YZR-M1)* 46m 8.462s Marc Marquez ESP Repsol Honda (RC213V) 46m 18.986s Alex Rins ESP Suzuki Ecstar (GSX-RR)* 46m 21.692s Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha (YZR-M1) 46m 21.942s Andrea Iannone ITA Suzuki Ecstar (GSX-RR) 46m 22.641s Jack Miller AUS EG 0,0 Marc VDS (RC213V) 46m 25.212s Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 46m 25.355s Michele Pirro ITA Ducati Team (GP17) 46m 34.067s Tito Rabat ESP EG 0,0 Marc VDS (RC213V) 46m 35.145s Bradley Smith GBR Red Bull KTM Factory (RC16) 46m 38.960s Maverick Viñales ESP Movistar Yamaha (YZR-M1) 46m 43.137s Danilo Petrucci ITA Octo Pramac (GP17) 46m 46.201s Karel Abraham CZE Pull&Bear Aspar (GP15) 46m 50.113s Hector Barbera ESP Reale Avintia (GP16) 46m 55.828s Loris Baz FRA Reale Avintia (GP15) 46m 55.834s Michael Van Der Mark NED Movistar Yamaha (YZR-M1) 47m 0.259s Setelah melakukan city touring, NGK memanjakan para pengguna setianya dengan menampilkan berbagai hiburan dan games seru berhadiah menarik bagi para bikers yang hadir. Nah Bro, sampai jumpa tahun depan. Pantau terus kegiatan NGK di facebook , ngkbusi.com dan instagram . Dan pastikan kamu hadir jika NGK berkunjung ke kotamu .
Serupa Tapi Tak Sama (part 1)
Setiap model kendaraan dapat mempunyai kapasitas dan kode mesin serta tahun pembuatan yang berbeda-beda, oleh karena itu setiap model mesin mempunyai kebutuhan akan busi yang berbeda-beda juga. Perbedaan dari berbagai macam busi dapat dilihat secara fisik yaitu dari bentuk dan ukuran disertai diameter ulir dan jangkauan, tipe projection, dan jenis materialnya. Sedangkan untuk fitur ada kendaraan yang perlu memakai tipe resistor dan ada juga yang tidak. Spesifikasi tersebut bertujuan agar setiap engine beroperasi dengan maksimal. Penggunaan busi dengan panjang ulir yang salah akan berakibat fatal pada kinerja mesin. Ulir yang terlalu panjang akan menyebabkan piston menabrak busi dan valve akan rusak sehingga mesin akan gagal beroperasi. Begitupun sebaliknya busi yang terlalu pendek akan menghasilkan kinerja pengapian busi yang tidak maksimal. Selain itu busi juga memiliki tipe projection yang mampu menghasilkan sistem pengapian yang lebih baik, dengan ciri hidung insulator yang lebih panjang dari busi biasanya, memiliki resiko adanya kejutan panas yang diterima yang dapat menyebabkan ground elektroda berpotensi kepanasan (overheating). Oleh sebab itu tipe projection harus disesuaikan dengan karakter mesin yang digunakan. Untuk beberapa kendaraan yang membutuhkan pengapian yang lebih baik, busi dengan logam mulia (platinum dan iridium) sangat cocok digunakan dibandingkan dengan tipe standar yang berbahan nikel. Dengan kata lain, apabila busi bawaan pabriknya sudah menggunakan tipe logam mulia, NGK tidak menganjurkan untuk kembali ke tipe standar yang jelas berbeda dalam pengapiannya. Pengapian yang tidak tepat akan mengakibatkan urutan langkah pembakaran menjadi tidak sempurna, hasilnya bahan bakar yang tidak terbakar dengan sempurna akan keluar melalui sistem pembuangan dan akan mengakibatkan efek negatif secara berkala pada sistem sensor yang akan menaikkan tingkat emisi gas buang menjadi tinggi. Setiap busi memiliki nilai resistor yang berbeda-beda tergantung pada spesifikasi kendaraan dan jenis engine yang digunakan. Contoh businya adalah busi tanpa resistor, busi dengan resistor dan busi dengan induktif resistor. Kendaraan yang sudah menggunakan sistem elektronik sangat dianjurkan untuk menggunakan busi dengan tipe resistor agar tidak mengalami kerusakan ataupun gangguan sistem elektronik yang berkerja pada kendaraan tersebut. NGK busi memiliki banyak sekali variasi pilihan produk busi, tiap busi memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda-beda sesuai dengan spesifikasi dan karakter mesin pula. Beberapa busi terlihat mirip bahkan sama namun pada dasarnya tidak bisa saling menggantikan dengan kendaraan lain apabila tidak sesuai dengan karakter mesinnya. Banyak hal yang diperhitungkan dalam menentukan tipe busi pada saat mesin tersebut dibuat, tidak semua tipe busi adalah sama namun perlu diperhatikan dalam pemilihan yang sesuai dengan spesifikasi mesin yang akan digunakan. Serupa tapi tak sama. Oleh: Technical support PT NGK Busi Indonesia
Kenal Lebih Dekat Dengan NGK MR9C-9N si Busi Honda Vario dan BeAT
GilaMotor.com – Gilmoters sudah tahu belum kalau Honda Vario dan BeAT eSP menggunakan busi berlabel NGK MR9C-9N? Mungkin kebanyakan dari Gilmoters hanya sekedar mengetahui bentuk busi tersebut. Namun hanya sedikit yang paham mengenai kelebihan dari busi tersebut. Nah untuk itu Bang Gilmot mau mengajak Gilmoters untuk mengenal lebih dekat dengan busi MR9C-9N buatan PT NGK Busi Indonesia ini. Yuk disimak. Busi NGK MR9C-9N merupakan teknologi busi terbaru dari NGK yang dibuat khusus untuk menyesuaikan teknologi yang ada dalam sepeda motor Honda yang ramah lingkungan. Sehingga MR9C-9N dilahirkan dengan beragam pengembangan dari tipe sebelumnya Gilmoters. Pengembangan yang dilakukan oleh NGK tersebut terkonsentrasi untuk meningkatkan efek erosi sebesar 40 persen pada elektroda. Dan diharapkan mampu bertahan pada efek oksidasi yang diakibatkan dari proses pembakaran. Adapun beberapa peningkatan yang dilakukan NGK antara lain material bahan penyusun dan penampang elektrodanya Gilmoters. Dari segi material, MR9C-9N menggunakan bahan nikel terbaru yang sidikit mengalami perubahan, yakni dengan memperkecil diameter. Dengan demikian diharapkan harapan proses transfer kelistrikan antar elektroda bisa lebih fokus dan proses pengapian lebih sempurna. Selanjutnya adalah penampang elektroda, MR9C-9N memiliki elektroda ground yang bersudut dengan bentuk semi silindris. Sementara untuk tipe sebelumnya memiliki bentuk kotak. Perubahan ini berdampak pada proses tekanan yang terjadi saat busi melahirkan percikan api di antara kedua elektordanya. Sehingga api yang dihasilkan lebih efektif dalam proses penyebarannya dibandingkan dengan tipe sebelumnya. Selain pada Honda Vario dan BeAT, busi NGK dengan tipe MR9C-9N ini juga sudah disematkan langsung dari pabrik pada sebagian motor Honda seperti CBR 150 maupun Scoopy loh Gilmoters. (Okz) Sumber: www.gilamotor.com
Kampanye Konvoi Tanpa Sirine dan Patwal di NGK Pitstop Semarang
Sebagai salah satu pilar industri otomotif di Indonesia, PT NGK Busi Indonesia selalu berperan serta mendukung semua kegiatan yang berhubungan dengan otomotif, salah satunya adalah keselamatan serta kenyamanan dalam berkendara. Dalam NGK Pitstop yang diadakan Sabtu, 21 Oktober kemarin di Semarang, NGK Busi Indonesia mengajak para komunitas untuk mengkampanyekan konvoi gabungan tanpa menggunakan sirine maupun pengawalan. Hal ini sesuai dengan peraturan UU Nomor 22 Tahun 2009, pasal 59 ayat 5 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Titik kumpul dimulai dari PRPP Semarang melewati beberapa rute seperti Simpang Lima hingga berakhir di lapangan parkir Lottemart. Konvoi memakan waktu kurang lebih 1 jam perjalanan, setelah memasuki lapangan parkir para komunitas membentuk formasi berbentuk huruf NGK dengan tertib. Setelah itu acara diisi dengan berbagai hiburan untuk para peserta seperti band, sexy dancer, lady car wash dan games-games yang melibatkan seluruh komunitas yang hadir. Dalam acara ini juga diadakan car limbo contest dan fun modification contest. Para peserta yang terlibat dan juga tergabung dalam wadah Komunitas Mobil Semarang terdiri dari Innova Community, Toyota Agya Club, Mercedes Benz Tiger Club, Indonesia Kijang Community, Volkswagen Semarang Club, Indonesia Black Car Community, White Car Community, Velozity, Tugu Muda Fortuner Community dan masih banyak lagi komunitas lainnya yang sejumlah kurang lebih 40 komunitas. Acara NGK pitstop di tahun 2017 yang ditutup di kota lumpia ini akan diselenggarakan lagi pada awal tahun depan di kota-kota besar lainnya. Yang pasti dengan acara yang lebih menarik lagi, lebih berisi dan dengan spirit yang sama, memajukan industri otomotif Indonesia.
Program NGK Tent serentak di Palangkaraya dan Kendari
PT NGK Busi Indonesia selalu mendekatkan diri pada para pengguna setianya. Kali ini NGK mengadakan program ganti busi gratis untuk 50 motor pertama per hari di daerah Palangkaraya dan Kendari. Di daerah yang juga dijuluki Kota Cantik Palangkaraya, program ini diadakan selama 4 hari dari 16-19 Oktober 2017 di dealer Yamaha Palangkaraya Motor dan dealer Union Jaya Motor. Sedangkan di area Kendari diadakan selama 3 hari dari 17-19 Oktober 2017 di toko Aneka Motor, Suzuki Wua Wua dan Istana Motor. Tidak hanya ganti busi gratis, dalam event ini juga ada program pembelian dengan mendapatkan T-shirt exclusive dari NGK. Acara ini sudah rutin dilakukan oleh NGK di berbagai daerah, dan para pelanggan juga bisa bertanya apapun mengenai seluk busi kepada team NGK yang ada disana. Dalam waktu dekat NGK Busi Indonesia juga akan mengadakan acara yang serupa di area Jawa Barat. Dimana tepatnya? Tunggu tanggal mainnya .
Efek Modifikasi Busi Dengan Memotong Elektroda Ground
Bagi kalangan modifikator membuat sesuatu yang baru adalah hal yang biasa dilakukan, terlebih lagi apabila sesuatu yang baru tersebut memberikan hasil yang dapat mempengaruhi kinerja mesin, baik performance ataupun durabilty. Namun apakah mungkin bila yang dimodifikasi itu adalah busi? Apa efek yang terjadi apabila kita memodifikasinya dengan memotong elektroda ground? Proses perkembangan teknologi busi sangat dipengaruhi oleh efek quenching dimana bentuk elektroda dan fitur sangat mempengaruhi kinerja busi dalam menjalankan proses pengapian. Pada dasarnya bentuk elektroda busi sangat beragam sesuai dengan kebutuhannya. Bagaimana jadinya apabila busi standar dibentuk menyerupai busi tipe lain dengan cara melakukan pemotongan pada bagian ground elektrodanya? 1. Tujuan modifikator dalam memangkas bagian elektroda Sesuai dengan prinsip utama teknologi busi yaitu meredam efek quenching dimana inti api diharapkan tidak cepat padam pada saat proses pengapian. Karena bentuk dari elektroda dapat menghalangi pertumbuhan inti api pada saat busi bekerja, maka modifikator memotong elektroda ground untuk mempercepat proses penyebaran api. 2. Posisi pemangkasan elektroda Untuk pemangkasan, banyak posisi yang dilakukan oleh modifikator. Namun untuk saat ini fokus pada bagian elektroda ground yang dipangkas dan dibuat sejajar dengan elektroda pusat. Diharapkan pada saat terjadi percikan, munculnya api bisa lebih bebas karena tidak terhalang oleh elektroda. Dari penjelasan di atas tujuan utama yang diharapkan dari pemotongan tersebut adalah terciptanya api yang dapat bersentuhan langsung dengan bahan bakar dan udara yang terkompresi tanpa ada hambatan, dengan kata lain dapat menekan efek quenching yang terjadi pada elektroda busi. Apakah benar bahwa dengan memotong bagian ground elektroda tersebut dapat mempengaruhi kinerja busi? 1. Akselerasi kendaraan akan terasa meningkat Pada contoh elektroda yang dipotong, posisi awal terbentuknya api mengalami pergeseran menuju sisi kiri sehingga api menjadi lebih cepat membesar. Hal ini akan berpengaruh pada api yang membesar tersebut dikarenakan efek quenching yang terjadi lebih sedikit diterima oleh masing-masing elektroda. Sehingga spontanitas akselerasi kendaraan akan terasa mengalami peningkatan akibat perubahan tersebut. normal modifikasi 2. Akibatnya tingkat keausan menjadi tidak merata Dikarenakan terdapat pergeseran titik pengapian, maka percikan listrik yang diterima juga akan mengalami pergeseran. Hal ini mengakibatkan elektroda yang menerima percikan listrik tidak fokus dan menyebabkan keausan pada kedua elektroda menjadi tidak merata, sehingga potensi untuk terjadinya penumpukan karbon menjadi lebih cepat yang akan menyebabkan potensi umur pakai busi menjadi tidak bisa diprediksi kerusakannya. Selain itu busi standar adalah berbahan nickel yang artinya akan lebih cepat terjadi keausan dibandingkan dengan bahan logam mulia. KESIMPULAN: Pada penjelasan tersebut dapat kita simpulkan bahwa setiap modifikasi yang dilakukan pada busi standar akan menimbulkan sisi positif dan negatif yang akan timbul. Dalam kasus ini busi akan lebih cepat mengalami keausan dikarenakan bahan standar adalah jenis nickel. Apabila ingin mendapatkan efek dari pengapian yang lebih baik disarankan pengguna dapat mengganti busi standarnya dengan busi berbahan logam mulia yaitu G-Power atau Iridium IX. Nantikan artikel selanjutnya mengenai modifikasi busi lainnya
NGK Pitstop Gawangi pembentukan Palu All Cars Community
Sabtu 7 Oktober 2017 kemarin NGK Busi menggelar kembali event NGK Pitstop yang ke-6, kali ini diadakan di kota Palu. Tidak kurang dari 30 komunitas yang hadir pada acara ini. Acara yang diadakan dekat dengan pinggir laut ini disambut antusias oleh para komunitas mobil di Palu. Acara NGK Pitstop yang diselenggarakan selalu dimulai dengan konvoi untuk menunjukkan kekompakkan semua komunitas di daerah tersebut. "Kita surprise yang ikut konvoi kemarin sampai 120 mobil. Salut buat semua komunitas bisa tertib dengan iring-iringan sepanjang itu, terbantu juga dengan sweeper dari Pajero Owner Community.", ujar Zulfikar Toto, team Marketing NGK Busi yang ikut mengawal jalannya acara. Acara diisi dengan fun modification contest, sexy dancer, car limbo contest dan berbagai macam acara lainnya yang diikuti oleh seluruh komunitas. Beberapa komunitas yang ikut andil dalam perhelatan rutin NGK Pitstop kali ini ada Toyota Kijang Club Indonesia, Jazz Exclusive Club, Toyota Avanza Club Indonesia, Datsun Go Club Indonesia, Pajero Owner Community, Bams Society, Sonic Speed, Club Ayla Indonesia, Honda Brio Club chapter Sul-Teng dan masih banyak lagi. Beberapa anggota komunitas memberi komentar positif mengenai acara NGK Pitstop, ada Om Bayu yang memberi testimoni, "terimakasih banyak dari kami TKCI PALU untuk NGK Pitstop dan seluruh komunitas serta club mobil di kota Palu, kami menunggu untuk event-event yang lebih hebat lagi ke depannya.". Ada juga Om Rudi dari DOC, "Kami dari DOC chapter Palu sangat bersyukur atas adanya kegiatan semacam ini dan kami berharap ini menjadi agenda tahunan NGK, bravo NGK!". Tambah berkesan lagi, dengan adanya NGK Pitstop kemarin, para komunitas di Palu bersepakat untuk membentuk Palu All Cars Community sebagai wadah komunikasi antar komunitas dalam berbagai agenda kegiatan ke depannya. Pada acara di kota Palu ini juga dari Badan Narkotika Nasional sempat memberikan sosialisasi anti narkoba kepada seluruh peserta acara lho, diwakili oleh AKBP Sahidi, SH. MH Salute untuk komunitas mobil di Palu!