News

NGK Bagi-Bagi Hadiah Akhir Tahun

NGK Bagi-Bagi Hadiah Akhir Tahun

PT NGK Busi Indonesia akan membagi-bagikan hadiah di akhir tahun 2017. Karena tahun ini sangat spesial bagi NGK Busi Indonesia yang baru saja menginjak usia ke-40 Juli kemarin, maka tahun ini harus ditutup dengan program yang spesial juga. NGK Busi akan menggelar event GANTI BUSI GRATIS serentak di 3 wilayah yaitu Jakarta, Lampung dan Medan di Desember 2017. Di beberapa toko spare part di ketiga kota tersebut selain ada program busi gratis berikut pemasangannya untuk 50 motor pertama per hari, pelanggan juga bisa mendapatkan T-SHIRT EXCLUSIVE setiap pembelian busi dengan jumlah tertentu.       Acara yang terdekat akan dilaksanakan di kota Lampung pada tanggal 5-7 Desember 2017 mendatang. Program serupa sebenarnya sudah rutin diadakan bergiliran di beberapa kota di Indonesia, namun karena semakin banyaknya permintaan dari berbagai wilayah untuk diselenggarakannya event ini maka di penghujung 2017 NGK Busi tidak ragu untuk mengadakannya di 3 kota sekaligus. Di acara ini team NGK Busi Indonesia juga akan menjawab semua pertanyaan dari para pengguna setianya secara langsung. Dengan semakin mendekatkan diri pada konsumen, NGK Busi menunjukkan komitmen dalam membangun hubungan yang positif dengan seluruh pengguna kendaraan.   

25 NOV 2017
Serupa Tapi Tak Sama (part 1)

Serupa Tapi Tak Sama (part 1)

Setiap model kendaraan dapat mempunyai kapasitas dan kode mesin serta tahun pembuatan yang berbeda-beda, oleh karena itu setiap model mesin mempunyai kebutuhan akan busi yang berbeda-beda juga. Perbedaan dari berbagai macam busi dapat dilihat secara fisik yaitu dari bentuk dan ukuran disertai diameter ulir dan jangkauan, tipe projection, dan jenis materialnya. Sedangkan untuk fitur ada kendaraan yang perlu memakai tipe resistor dan ada juga yang tidak. Spesifikasi tersebut bertujuan agar setiap engine beroperasi dengan maksimal. Penggunaan busi dengan panjang ulir yang salah akan berakibat fatal pada kinerja mesin. Ulir yang terlalu panjang akan menyebabkan piston menabrak busi dan valve akan rusak sehingga mesin akan gagal beroperasi. Begitupun sebaliknya busi yang terlalu pendek akan menghasilkan kinerja pengapian busi yang tidak maksimal. Selain itu busi juga memiliki tipe projection yang mampu menghasilkan sistem pengapian yang lebih baik, dengan ciri hidung insulator yang lebih panjang dari busi biasanya, memiliki resiko adanya kejutan panas yang diterima yang dapat menyebabkan ground elektroda berpotensi kepanasan (overheating). Oleh sebab itu tipe projection harus disesuaikan dengan karakter mesin yang digunakan. Untuk beberapa kendaraan yang membutuhkan pengapian yang lebih baik, busi dengan logam mulia (platinum dan iridium) sangat cocok digunakan dibandingkan dengan tipe standar yang berbahan nikel. Dengan kata lain, apabila busi bawaan pabriknya sudah menggunakan tipe logam mulia, NGK tidak menganjurkan untuk kembali ke tipe standar yang jelas berbeda dalam pengapiannya. Pengapian yang tidak tepat akan mengakibatkan urutan langkah pembakaran menjadi tidak sempurna, hasilnya bahan bakar yang tidak terbakar dengan sempurna akan keluar melalui sistem pembuangan dan akan mengakibatkan efek negatif secara berkala pada sistem sensor yang akan menaikkan tingkat emisi gas buang menjadi tinggi.       Setiap busi memiliki nilai resistor yang berbeda-beda tergantung pada spesifikasi kendaraan dan jenis engine yang digunakan. Contoh businya adalah busi tanpa resistor, busi dengan resistor dan busi dengan induktif resistor. Kendaraan yang sudah menggunakan sistem elektronik sangat dianjurkan untuk menggunakan busi dengan tipe resistor agar tidak mengalami kerusakan ataupun gangguan sistem elektronik yang berkerja pada kendaraan tersebut. NGK busi memiliki banyak sekali variasi pilihan produk busi, tiap busi memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda-beda sesuai dengan spesifikasi dan karakter mesin pula. Beberapa busi terlihat mirip bahkan sama namun pada dasarnya tidak bisa saling menggantikan dengan kendaraan lain apabila tidak sesuai dengan karakter mesinnya. Banyak hal yang diperhitungkan dalam menentukan tipe busi pada saat mesin tersebut dibuat, tidak semua tipe busi adalah sama namun perlu diperhatikan dalam pemilihan yang sesuai dengan spesifikasi mesin yang akan digunakan. Serupa tapi tak sama.   Oleh: Technical support PT NGK Busi Indonesia

07 NOV 2017
Kenal Lebih Dekat Dengan NGK MR9C-9N si Busi Honda Vario dan BeAT

Kenal Lebih Dekat Dengan NGK MR9C-9N si Busi Honda Vario dan BeAT

GilaMotor.com  – Gilmoters sudah tahu belum kalau Honda Vario dan BeAT eSP menggunakan busi berlabel NGK MR9C-9N? Mungkin kebanyakan dari Gilmoters hanya sekedar mengetahui bentuk busi tersebut. Namun hanya sedikit yang paham mengenai kelebihan dari busi tersebut. Nah untuk itu Bang Gilmot mau mengajak Gilmoters untuk mengenal lebih dekat dengan busi MR9C-9N buatan PT NGK Busi Indonesia ini. Yuk disimak. Busi NGK MR9C-9N merupakan teknologi busi terbaru dari NGK yang dibuat khusus untuk menyesuaikan teknologi yang ada dalam sepeda motor Honda yang ramah lingkungan. Sehingga MR9C-9N dilahirkan dengan beragam pengembangan dari tipe sebelumnya Gilmoters. Pengembangan yang dilakukan oleh NGK tersebut terkonsentrasi untuk meningkatkan efek erosi sebesar 40 persen pada elektroda. Dan diharapkan mampu bertahan pada efek oksidasi yang diakibatkan dari proses pembakaran. Adapun beberapa peningkatan yang dilakukan NGK antara lain material bahan penyusun dan penampang elektrodanya Gilmoters. Dari segi material, MR9C-9N menggunakan bahan nikel terbaru yang sidikit mengalami perubahan, yakni dengan memperkecil diameter. Dengan demikian diharapkan harapan proses transfer kelistrikan antar elektroda bisa lebih fokus dan proses pengapian lebih sempurna. Selanjutnya adalah penampang elektroda, MR9C-9N memiliki elektroda ground yang bersudut dengan bentuk semi silindris. Sementara untuk tipe sebelumnya memiliki bentuk kotak. Perubahan ini berdampak pada proses tekanan yang terjadi saat busi melahirkan percikan api di antara kedua elektordanya. Sehingga api yang dihasilkan lebih efektif dalam proses penyebarannya dibandingkan dengan tipe sebelumnya. Selain pada Honda Vario dan BeAT, busi NGK dengan tipe MR9C-9N ini juga sudah disematkan langsung dari pabrik pada sebagian motor Honda seperti CBR 150 maupun Scoopy loh Gilmoters. (Okz) Sumber:  www.gilamotor.com  

02 NOV 2017
Kampanye Konvoi Tanpa Sirine dan Patwal di NGK Pitstop Semarang

Kampanye Konvoi Tanpa Sirine dan Patwal di NGK Pitstop Semarang

Sebagai salah satu pilar industri otomotif di Indonesia, PT NGK Busi Indonesia selalu berperan serta mendukung semua kegiatan yang berhubungan dengan otomotif, salah satunya adalah keselamatan serta kenyamanan dalam berkendara. Dalam NGK Pitstop yang diadakan Sabtu, 21 Oktober kemarin di Semarang, NGK Busi Indonesia mengajak para komunitas untuk mengkampanyekan konvoi gabungan tanpa menggunakan sirine maupun pengawalan. Hal ini sesuai dengan peraturan UU Nomor 22 Tahun 2009, pasal 59 ayat 5 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Titik kumpul dimulai dari PRPP Semarang melewati beberapa rute seperti Simpang Lima hingga berakhir di lapangan parkir Lottemart. Konvoi memakan waktu kurang lebih 1 jam perjalanan, setelah memasuki lapangan parkir para komunitas membentuk formasi berbentuk huruf NGK dengan tertib. Setelah itu acara diisi dengan berbagai hiburan untuk para peserta seperti band, sexy dancer, lady car wash dan games-games yang melibatkan seluruh komunitas yang hadir. Dalam acara ini juga diadakan car limbo contest dan fun modification contest.    Para peserta yang terlibat dan juga tergabung dalam wadah Komunitas Mobil Semarang terdiri dari Innova Community, Toyota Agya Club, Mercedes Benz Tiger Club, Indonesia Kijang Community, Volkswagen Semarang Club, Indonesia Black Car Community, White Car Community, Velozity, Tugu Muda Fortuner Community dan masih banyak lagi komunitas lainnya yang sejumlah kurang lebih 40 komunitas.       Acara NGK pitstop di tahun 2017 yang ditutup di kota lumpia ini akan diselenggarakan lagi pada awal tahun depan di kota-kota besar lainnya. Yang pasti dengan acara yang lebih menarik lagi, lebih berisi dan dengan spirit yang sama, memajukan industri otomotif Indonesia.

23 OCT 2017
Program NGK Tent serentak di Palangkaraya dan Kendari

Program NGK Tent serentak di Palangkaraya dan Kendari

PT NGK Busi Indonesia selalu mendekatkan diri pada para pengguna setianya. Kali ini NGK mengadakan program ganti busi gratis untuk 50 motor pertama per hari di daerah Palangkaraya dan Kendari. Di daerah yang juga dijuluki Kota Cantik Palangkaraya, program ini diadakan selama 4 hari dari 16-19 Oktober 2017 di dealer Yamaha Palangkaraya Motor dan dealer Union Jaya Motor. Sedangkan di area Kendari diadakan selama 3 hari dari 17-19 Oktober 2017 di toko Aneka Motor, Suzuki Wua Wua dan Istana Motor. Tidak hanya ganti busi gratis, dalam event ini juga ada program pembelian dengan mendapatkan T-shirt exclusive dari NGK.  Acara ini sudah rutin dilakukan oleh NGK di berbagai daerah, dan para pelanggan juga bisa bertanya apapun mengenai seluk busi kepada team NGK yang ada disana. Dalam waktu dekat NGK Busi Indonesia juga akan mengadakan acara yang serupa di area Jawa Barat. Dimana tepatnya? Tunggu tanggal mainnya  .  

17 OCT 2017
Standard VS Iridium VS Racing

Standard VS Iridium VS Racing

NGK bersama salah satu media melakukan pengujian terhadap performa busi racing dan membandingkan dengan tipe iridium dan standard. Bagaimana hasil uji cobanya? Berikut akan dipaparkan hasil uji coba tersebut yang telah dimuat di tabloid OTOPLUS edisi 41 XIV tanggal 3 - 9 April 2017 lalu. Mesin untuk racing sudah pasti menghasilkan power tinggi disertai kompresi dan rpm tinggi pula. Oleh karena itu, busi yang digunakan harus mampu bertahan pada kondisi ruang bakar dengan tekanan dan temperatur tinggi.   Apa yang membedakan busi khusus racing ini dibandingkan busi performa tinggi yang banyak beredar di pasaran? Busi yang beredar luas, baik berbahan platinum maupun iridium, bentuk kepala businya tipe projected insulator, yaitu kepala busi melengkung di atas elektroda.   Untuk media pengujian, NGK menggunakan 3 tipe busi yang seragam tingkat panasnya dan 1 busi tipe racing yang lebih tinggi tingkat panasnya, sedangkan untuk motor kita meminjam Honda All New Sonic 150R spek MP5 milik Rosvita Honda Jatim Racing Team. Pengujian menggunakan dynotest Sport Device milik RAT Motorsport.   Berikut ini adalah tabel hasil pengujiannya.   Paling terlihat signifikan, grafik AFR langsung terkoreksi menjadi lebih baik. Pada 7.000-8.250 Rpm di rentang 11-an:1. Lalu pada range 9.750-10.500 pas secara stoichiometry di angka 14,7:1. Selaras dengan berubahnya grafik AFR. Grafik tenaga dan torsi jadi lebih baik, perubahan paling banyak di bawah 8.000 Rpm.   Pada hasil tipe Iridium, ada peningkatan yang cukup signifikan. Tenaga terdongkrak menjadi 22,084 HP/12.487 Rpm dan torsi menjadi 13,49 Nm/ 7.928 Rpm. Naik 0,641 HP dan 0,22 Nm. Pada busi tipe R0373A-9 ini, tenaga puncak teraih sebesar 22,170 HP/12.391 Rpm dan torsi 13,74 Nm/ 9.123 Rpm. Naik 0,727 HP dan 0,47 Nm. Tanpa mensetting ulang ECU dengan busi tipe R0373A-9 membuat grafik AFR lebih merata. Istimewanya, tanpa mensetting ulang ECU dengan busi tipe R0373A-9 membuat grafik AFR lebih merata. Di rentang 7.000-10.000 rpm terjaga di angka 13-an:1 Busi tipe R0045Q-10 sebenarnya diperuntukan untuk moge. Ketika dilakukan dyno test, hasilnya hanya 21,944 HP/12.265 RPm dan torsi 13,34 Nm/9.250 Rpm. Masih kalah dibandingkan busi iridium, ya sedikit di bawahnya. Disinyalir karena kode heat range 10 menunjukan busi ini tipe dingin. Terlihat dari AFR cenderung basah dan busi ini peruntukannya memang untuk mesin berkompresi tinggi. Sonic 150 yang jadi media tes hanya memiliki kompresi sebesar 11,3:1. Meski demikian, bentuk grafik AFR merata persis seperti tipe R0373A-9. Dan lagi, istimewanya busi ini paling stabil performanya.          Photo:  naikmotor.com  &  semisena.com  

30 AUG 2017
nonton motoGP bareNGK di Makassar

nonton motoGP bareNGK di Makassar

Gelaran motoGP Minggu, 27 Agustus 2017 kemarin yang diadakan di Sirkuit Silverstone, Inggris dimenangkan oleh Pembalap Tim Ducati Corse, Andrea Dovizioso. Pembalap Italia ini sekarang menduduki posisi puncak dengan 183 poin diikuti oleh Pembalap Honda, Marquez kemudian Pembalap Yamaha, Vinales. Tim Ducati Corse, Andrea Dovizioso Di kota Makassar, keseruan balap motoGP kali ini dinikmati para komunitas roda dua bersama NGK. Nonton motoGP bareng yang diadakan di warkop 46 ini diikuti tidak kurang dari 300 bikers dari berbagai komunitas. Para bikers sudah berkumpul dari pukul 16.00 WITA untuk melakukan city touring dengan pengawalan kepolisian setempat. Walaupun schedule motoGP mundur dikarenakan berbarengan dengan balap Formula One, namun tidak menyurutkan antusiasme para komunitas kota Daeng ini. Berbagai hiburan dari band, sexy dancer, maupun games dengan hadiah menarik disuguhkan oleh NGK.        Nextnya kita akan kemana lagi yaa Bro..?    

28 AUG 2017
Testimoni Para Juara tentang Busi Racing NGK

Testimoni Para Juara tentang Busi Racing NGK

Di hari kemerdekaan 2017 ini, PT NGK Busi Indonesia mengundang para pembalap Yamaha dan Honda untuk memberikan komentar seputar busi racing NGK yang mereka gunakan saat memutari sirkuit balap manapun. Turut diundang pembalap AP 250 Gerry Salim dari Astra Honda Racing Team didampingi oleh Bapak Anggono Iriawan selaku Sr. Manager Safety Riding & Motorsport Department. Dari Yamaha diwakili oleh pembalap AP 250 Reynaldo Chrisantho Ratukore didampingi oleh Bapak Wahyu Rusmayadi, team Manager Yamaha Racing Indonesia. "Busi NGK khusus balap ini memiliki performa tinggi. Dan sudah saya buktikan ketika menjadi yang terbaik di Suzuka dan Sentul," ujar Gerry yang menjadi juara pertama di AARC kelas AP250 di Sirkuit Suzuka Jepang dan Sirkuit Sentul Bogor.   Sedangkan pembalap AP 250 dari Yamaha Racing Indonesia mengatakan, "Busi R3730 tipe 10 memiliki performa luar biasa.  Ditambah, umur pakai busi juga cukup baik. Bisa sampai digunakan 3-5 kali balapan,".

18 AUG 2017
Niterra Logo

Jl. Raya Jakarta - Bogor Km 26,6 Jakarta 13740. INDONESIA
Tel: +62 21 8710974
E: marketing@ngkbusi.com

Copyright © 2026 PT. Niterra Mobility Indonesia. All rights reserved.

JOIN OUR SOCIAL MEDIA CONVERSATION