Tips


  • ...
    Penyakit Honda Beat, Kadang Muncul Akibat Kurang Perawatan
    2 months ago
    Jakarta – Siapa yang tidak kenal Honda Beat, skutik sejuta umat bikinan PT Astra Honda Motor ini sangat populer karena irit dan lincah. Selain itu, perawatan Honda Beat terbilang mudah dan pastinya suku cadang melimpah. Meskipun begitu, masih banyak pemilik yang malas merawat sehingga penyakit Honda Beat pun muncul. Penyakit pada Honda Beat khususnya tipe injeksi tak ada bedanya dengan penyakit motor injeksi lainnya. Kerusakan biasanya muncul karena usia pakai dan tidak mengalami perawatan semestinya. Apabila dibiarkan, penyakit di Honda Beat ini niscaya bisa membuat motor mogok tiba-tiba. Alasannya, karena ada salah satu komponen yang berhenti bekerja atau tidak bisa berjalan semestinya. Carmudian pasti ogah kan bila motor kesayangan tiba-tiba mogok di jalan? Nah yuk kita cari tahu apa saja penyakit dari si skutik sejuta umat di Indonesia ini. Honda Beat Injeksi Brebet Saat Digas dan Sering Mati Skutik-skutik injeksi keluaran terbaru biasanya punya ciri khas langsam yang besar kemudian berangsur normal saat pertama kali dihidupkan. Bila motor dalam kondisi normal maka saat grip gas diputar tidak muncul gejala brebet. Namun, bila Carmudian menemukan gejala brebet saat memutar grip gas maka itu sudah menjadi indikasi adanya masalah. Biasanya, gejala brebet ini tidak berkaitan dengan kerusakan sistem injeksi sehingga tidak membuat lampu Malfunction Indicator Lamp (MIL) di panel speedometer berkedip. Jangan keburu panik, coba periksa busi dan filter udaranya terlebih dahulu. Biasanya, gejala brebet parah muncul karena percikan api dari busi mulai lemah. Selain itu, tarikan motor terasa berat dan kurang bertenaga. Bila terus dipaksa, motor bisa tiba-tiba mogok. Untuk busi biasa, daya tahan maksimalnya sekitar 6.000 kilometer. Bila terdapat endapan kotoran sisa pembakaran, sebaiknya bersihkan atau cuci dengan bensin. Bila tidak bisa, maka segera lakukan penggantian busi. Bila sekiranya selama enam bulan belum pernah ganti busi, sebaiknya ganti dengan busi baru. Untuk Honda Beat, jenis busi yang sesuai dengan bawaan motor yaitu CPR9 atau U27. Biasanya gejala brebet hilang dan motor berjalan normal. Tapi apabila motor masih terasa agak berat tarikannya, coba periksa filter udara. Menurut buku panduan pemilik, filter udara ini waktu penggantiannya setiap 16 ribu kilometer. Apabila terlihat sangat kotor, bersihkan dengan cara mengetuk di lantai supaya debu yang menggumpal bisa turun. Jangan bersihkan filter dengan angin kompresor, sebab bisa melunturkan pelumas di filter yang berfungsi menahan debu. Apabila sudah sangat kotor dan kira-kira sudah mencapai setahun pemakaian sepeda motor, tak ada salahnya diganti baru agar penyaringan udara kembali optimal. Tarikan Honda Beat Berat dan Kurang Bertenaga Penyakit lainnya yang sering dikeluhkan pemilik Honda Beat yaitu merasa tarikan tunggangan mereka kurang bertenaga. Bila Carmudian merasakan hal demikian, coba diingat-ingat lagi kapan melakukan servis dan tune up. Seiring pemakaian, setelan klep bisa berubah dan ‘shower’ injektor bisa kotor karena kualitas bensin yang kurang bagus. Mesin yang bekerja terus-menerus pastinya membuat setelan kerenggangan klep berubah. Untuk penyetelan ini lumayan sulit dan tidak semua orang bisa melakukan penyetelan yang tepat. Sebab,pada saat melakukan penyetelan klep, posisi piston harus berada pada top kompresi. Saat mencari posisi itu harus menyesuaikan tanda T yang ada pada magnet dengan tanda yang ada di blok, dan juga tanda yang ada pada timing gear dengan tanda yang ada pada kepala silinder. Belum lagi, Carmudian harus mengukur celah kerenggangan pada penyetelan klep memakai fuller klep. Bila salah setel, ruang bakar kehilangan kompresi atau paling parahnya klep akan menabrak bagian atas silinder. Untuk penyetelan klep ini sebaiknya dibawa ke bengkel langganan yang terpercaya. Saat servis rutin seperti ini, biasanya mekanik juga akan membersihkan bagian throttle body dan shower injektor. Kotoran disemprot memakai cairan cleaner khusus kemudian dibersihkan dengan sikat khusus. Setelah penyetelan klep dan pembersihan injektor, sebaiknya dilanjutkan dengan ganti oli agar mesin benar-benar segar. Mekanik kemudian akan melakukan penyetelan langsam motor. Untuk jenis skutik seperti Honda Beat, putaran langsamnya berada pada kisaran 1.700 rpm. Lampu Depan Sering Mati Penyakit ini bisa menjangkiti Honda Beat, tapi tidak bisa disebut penyakit bawaan. Sebab, lampu sering mati tidak dialami pada semua motor. Biasanya, gejala ini ditandai dengan bohlam lampu yang lebih cepat putus dalam itungan pakai beberapa bulan atau beberapa minggu saja. Banyak orang yang menyebut bila ini disebabkan karena sistem automatic headlamp on (AHO) alias lampu yang terus menerus menyala. Apabila memakai bohlam biasa yang harganya hanya ribuan rupiah mungkin benar, tapi lain cerita kalau pakai bohlam yang bagus. Bila sudah pakai bohlam bagus masih sering putus juga, kiprok (regtifier regulator) yang rusak mungkin jadi penyebabnya. Solusi satu-satunya yaitu dengan mengganti kiprok dengan yang baru dan asli. Bila memakai versi imitasi, kualitasnya kurang awet dan akan mengalami kendala yang sama lagi. Kiprok berfungsi merubah arus litrik AC (Alternating Current) menjadi DC (Direct Current). Selain itu, kiprok juga berfungsi sebagai mensatabilkan arus ke lampu yang disesuaikan dengan kebutuhan arus lampu. Saat aki listrik aki sudah penuh, maka kiprok akan menghentikan pasokan listrik yang masuk ke aki dan mengalihkannya ketempat lain untuk menghindari overcharge. Namun apabila arusnya terlalu kecil, maka bisa membuat aki tekor. Oleh karena itu tegangan listrik dari kiprok harus seimbang agar aki bisa bekerja secara sempurna. Apabila kiprok rusak, maka aliran listrik yang masuk aki menjadi kurang optimal. Akibatnya, bisa membuat aki motor nge-drop, soak, tekor atau bahkan mati total. Pemasangan kiprok ini sebenarnya tidak sulit, tapi harus membongkar seluruh bodi karena posisinya yang tersembunyi. Sehabis pemasangan, perlu juga dilakukan pengetesan arus listrik apakah sudah normal atau tidak. Kemungkinan lain adalah kabel massa yang menuju ke kiprok terputus. Hal ini mengakibatkan tegangan berlebih yang diterima lampu depan. Kiprok tidak bisa membatasi atau tidak bisa dialirkan sisa tegangan ke massa sehingga menyebabkan lampu depan putus. Penyakit Gredek Honda Beat Gejala gredek-gredek ini menjangkiti nyaris semua skutik Honda, termasuk Beat. Gejala ini muncul di bagian CVT yaitu bergetar dan menimbulkan efek seperti gemuruh. Gredek ini disebabkan karena gesekan kampas kopling dan mangkok kopling kurang selaras. Gredek, terasa memang pada putaran rendah atau motor baru melaju dan pada kondisi normal biasanya terasa getaran sekitar satu detik. Ini bikin tidak nyaman karena seolah akselerasi jadi tersendat karena getaran yang muncul. Untuk penyakit gredek di Honda Beat ini, Carmudian terpaksa harus mengganti kampas kopling dengan produk aftermarket. Apabila hanya dibersihkan saja, gejala tersebut akan muncul lagi bila mangkok kampas rem kotor akibat debu sisa gesekan kampas. Produk aftermarket ini berupa kampas ganda dengan ukuran daging kampas lebih panjang dan tebal. Untuk persoalan gredek ini, sebaiknya datang langsung ke bengkel spesialis matic. Mereka akan langsung menyediakan dan melakukan pemasangan kampas CVT sesuai jenis motornya. Kampas custom ini biasanya hanya tersedia di beberapa toko sparepart motor.   Sumber :  https://www.carmudi.co.id/journal/penyakit-honda-beat-dan-solusinya/
  • ...
    Bedain Busi Mobil Asli dan Palsu, Perhatikan Dua Hal Mutlak Ini Sob
    2 months ago
    Busi , komponen yang cukup vital di dalam  mesin mobil  untuk menghasilkan pembakaran yang menjadi tenaga. Banyaknya peredaran serta mudahnya mencari  busi  sesuai dengan kebutuhan Anda tentu harus waspada dengan  busi  palsu. Penggunaan  busi  palsu tentu akan berdampak pada kinerja mesin dan interval penggantian yang tidak sesuai dengan biaya yang dikeluarkan. Untuk itu ada dua hal yang wajib Anda ketahui untuk bisa membedakan mana  busi  asli atau palsu. "Yang paling mutlak adalah  busi  tidak terdapat kode produksi dengan motif ukiran," jelas  Diko Oktaviano , Technical Support Product Specialist, PT  NGK   Busi  Indonesia kepada GridOto.com. Lanjut Diko, bila ada ukiran biasanya hanya menandakan kode  busi  untuk suatu jenis mobil, bukan kode produksi. Selain kode produksi, Anda juga bisa lihat ring pada bagian ulir  busi . "Kalau asli, ring tersebut tidak bisa dicopot atau diputar ke ulir sampai lepas," tegas Diko. Lain halnya dengan yang  busi  palsu, ring tersebut bisa langsung dicopot atau saat diputar mengikuti ulir bisa sampai lepas.   Sumber :  https://www.gridoto.com/read/221797478/bedain-busi-mobil-asli-dan-palsu-perhatikan-dua-hal-mutlak-ini-sob#!%2F
  • ...
    Cara Mudah Tahu Panjang Ulir dan Diameter Ulir Busi NGK, Lihat Ini Aja
    2 months ago
    Produsen  busi  mobil seperti NGK mengeluarkan banyak varian tipe  busi . Secara dimensi  busi  juga berbeda antara satu dengan yang lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing mesin. Umumnya fisik  busi  bisa dilihat dari elektroda dan  panjang   ulir  dan  diameter  ulirnya. Hal ini perlu diketahui agar tidak salah dalam memilih  busi pengganti. Diameter   ulir   busi  dan  panjang  dratnya harus sama untuk menghindari kerusakan pada mesin akibat drat  busi  yang tidak sesuai. Untuk mengetahui diameter drat busi dan panjang drat busi, NGK sudah menyertakan label yang menunjukkan ukuran tersebut. "Satuannya adalah milimeter. Biasanya, label ukuran tersebut bisa dilihat di kardus kemasan busi, tepatnya di sampingnya," sebut Diko Oktaviano yang menjabat selaku Technical Support and Product Specialist NGK Busi Indonesia. Sebagai contoh busi berkode DF6H-11A ini di bawahnya terdapat 12 x 20,0 mm. Angka 12 merupakan diameter ulir busi tersebut yang menunjukkan bahwa ulir busi berdiameter 12 mm. Sedangkan untuk 28,0 adalah panjang ulir busi dari ujung busi sampai mendekati ring busi yang berarti 28 mm. "Karena bila salah salah ukuran drat  busi  lalu dipaksakan,  ulir   busi dan head silinder bisa saja rusak. Kalau sudah begini  busi  tidak akan bisa kencang," wanti Diko. Bila  ulir   busi  juga terlalu  panjang  juga berisiko  busi  mentok kepala piston. Bagaimana bila terlalu pendek dari ukuran standarnya? Menurut Diko akan membuat mesin tidak akan maksimal. "Ini diakibatkan dari titik pembakaran yang tidak seharusnya, jadi proses pembakaran tidak akan maksimal. Efek buruknya mesin tidak bisa menghasilkan tenaga yang optimal," tutupnya.   Sumber :  https://www.gridoto.com/read/221796536/cara-mudah-tahu-panjang-ulir-dan-diameter-ulir-busi-ngk-lihat-ini-aja?page=all#!%2F
  • ...
    Begini Cara yang Benar Membuka Tutup Kepala Busi di Motor
    2 months ago
    Tutup kepala busi punya tugas cukup penting untuk mengantar tegangan dari koil ke busi. Sayangnya masih banyak yang menyepelekan fungsi komponen yang yang sering disebut plug cap ini. Kasus paling banyak terjadi ialah mencopot  plug cap  menggunakan tang dan perkakas lain. Kemudian melepasnya saat kondisi mesin masih panas, membuka dengan cara ''dibengkokkan," atau menarik kabelnya. Diko Octaviano Technical Support PT NGK Busi Indonesia, mengatakan, cara-cara tersebut membuat  plug cap  cepat rusak. Sebab kendati dari luar hanya berupa karet lentur tapi cukup banyak komponen di dalamnya. "Plug cap karet lentur dengan tambahan resin di dalamnya, bagaimanapun resin ada sifat getas. Karena itu kita tidak boleh menggunakan benda yang sifatnya merusak dan dibengkokin. Di dalamnya itu banyak komponen," kata Diko Octaviano Technical Support PT NGK Busi Indonesia kepada Kompas.com, yang ditemui di GIIAS 2019 belum lama ini. Beberapa komponen yang terdapat didalam  plug cap  yaitu  connector ,  spring contact  ,  resistor , lock washer dan screw cord setting. Diko mengatakan, komponen tersebut dapat rusak jika sering dibuka dengan cara paksa. * Cara Benar 1. Buka pulg cap hanya jika mesin dalam kondisi dingin. 2. Untuk melepas  plug cap , pegang kepala tarik perlahan.Jangan ditarik paksa. 3. Jika keras jangan langsung ditarik paksa. Putar-putar perlahan sambil ditarik perlahan. 4. Saat memasang pastikan  kepala busi  sudah terpasang sempurna ke dalam  plug cap . - * Cara Salah 1. Membuka dengan menggunakan tang atau perkakas lain. 2. Membuka saat mesin masih panas. 3. Membuka dengan cara membengkok-bengkokkan pulg cap. 4. Membuka dengan cara menarik kabel.   Sumber :  https://kaltim.tribunnews.com/2019/07/31/begini-cara-yang-benar-membuka-tutup-kepala-busi-di-motor?page=all
  • ...
    Nggak Boleh Asal, Begini Cara Buka Tutup Kepala Busi Motor yang Benar
    2 months ago
    Ketika mengganti  busi , kebanyakan dari kita nggak bisa dipungkiri seringkali melepas bagian  plug cap  secara  sembarangan , padahal komponen satu ini memiliki tugas cukup penting, yaitu mengantar tegangan dari koil ke  busi . Padahal cara yang salah ketika membuka tutup kepala  busi  dapat membuat bagian  plug cap  cepat rusak, apalagi pada bagian dalamnya terdapa sejumlah komponen penting mulai dari  connector ,  spring contact  ,  resistor ,  lock washer  hingga  screw cord setting . Menurut Technical Suport PT NGK  Busi  Indonesia, Dicko Octaviano, cara salah yang selama ini sering dilakukan orang saat membuka tutup kepala  busi  adalah membukanya cara dibengkok-bengkokkan. "Plug cap karet lentur dengan tambahan resin di dalamnya, bagaimanapun resin ada sifat getas. Karena itu kita tidak boleh memakai benda yang sifatnya merusak dan dibengkokin. Di dalamnya ada banyak komponen," ujar Dicko seperti dikutip HAI dari  Kompas.com . Berikut beberapa  kesalahan  yang sering dilakukan ketika membuka bagian  plug cap   busi :  1. Membuka dengan menggunakan tang ataupun perkakas lain. 2. Membuka ketika mesin kendaraan masih panas. 3. Membuka dengan cara membengkok-bengkokkan plug cap. 4. Membuka dengan cara menarik kabel. Lalu, bagaimana cara membuka tutup kepala  busi  yang benar? Gampang banget kok sob, tinggal ikuti aja cara-cara di bawah ini. 1. Buka plug cap di saat mesin kendaraan sudah dalam kondisi dingin. 2. Untuk melepas plug cap, pegang kepala tarik perlahan. Jangan ditarik paksa. 3. Apabila terasa keras jangan langsung ditarik paksa. Putar perlahan sambil ditarik dengan pelan. 4. Ketika memasang pastikan kepala  busi  sudah terpasang sempurna ke dalam plug cap. Gimana sob, nggak susah kan? Jadi mulai sekarang jangan lupa buat ngebuka tutup kepala  busi  dengan cara yang benar ya. (*)   Sumber :  https://hai.grid.id/read/071801630/nggak-boleh-asal-begini-cara-buka-tutup-kepala-busi-motor-yang-benar?page=all
  • ...
    Tips Membuka Tutup Kepala Busi Pada Motor
    2 months ago
    Tutup kepala busi  punya tugas cukup penting untuk mengantar tegangan dari koil ke busi. Sayangnya masih banyak yang menyepelekan fungsi komponen yang yang sering disebut  plug cap  ini. Kasus paling banyak terjadi ialah mencopot  plug cap  menggunakan tang dan perkakas lain. Kemudian melepasnya saat kondisi mesin masih panas, membuka dengan cara ''dibengkokkan," atau menarik kabelnya. Diko Octaviano, Technical Support  PT NGK Busi Indonesia , mengatakan, cara-cara tersebut membuat  plug cap  cepat rusak. Sebab kendati dari luar hanya berupa karet lentur tapi cukup banyak komponen di dalamnya. "Plug cap karet lentur dengan tambahan resin di dalamnya, bagaimanapun resin ada sifat getas. Karena itu kita tidak boleh menggunakan benda yang sifatnya merusak dan dibengkokin. Di dalamnya itu banyak komponen," kata Diko kepada Kompas.com, yang ditemui di GIIAS 2019 belum lama ini. Beberapa komponen yang terdapat di dalam  plug cap  yaitu connector, spring contact , resistor, lock washer dan screw cord setting. Diko mengatakan, komponen tersebut dapat rusak jika sering dibuka dengan cara paksa.   Cara yang Benar 1. Buka pulg cap hanya jika mesin dalam kondisi dingin. 2. Untuk melepas  plug cap , pegang kepala tarik perlahan.Jangan ditarik paksa. 3. Jika keras jangan langsung ditarik paksa. Putar-putar perlahan sambil ditarik perlahan. 4. Saat memasang pastikan kepala bsi sudah terpasang sempurna ke dalam plug cap.   Cara yang Salah 1. Membuka dengan menggunakan tang atau perkakas lain. 2. Membuka saat mesin masih panas. 3. Membuka dengan cara membengkok-bengkokkan pulg cap. 4. Membuka dengan cara menarik kabel. Penulis : Gilang Satria Artikel ini tayang di Kompas.com dengan judul  Cara Benar Buka Tutup Kepala Busi di Motor   Sumber :  https://www.tribunnews.com/otomotif/2019/07/30/tips-membuka-tutup-kepala-busi-pada-motor?page=all
  • ...
    Cara Benar Buka Tutup Kepala Busi di Motor
    2 months ago
    Tutup kepala busi punya tugas cukup penting untuk mengantar tegangan dari koil ke busi. Sayangnya masih banyak yang menyepelekan fungsi komponen yang yang sering disebut plug cap ini. Kasus paling banyak terjadi ialah mencopot plug cap menggunakan tang dan perkakas lain. Kemudian melepasnya saat kondisi mesin masih panas, membuka dengan cara ''dibengkokkan," atau menarik kabelnya. Diko Octaviano, Technical Support PT NGK Busi Indonesia, mengatakan, cara-cara tersebut membuat plug cap cepat rusak. Sebab kendati dari luar hanya berupa karet lentur tapi cukup banyak komponen di dalamnya. " Plug cap karet lentur dengan tambahan resin di dalamnya, bagaimanapun resin ada sifat getas. Karena itu kita tidak boleh menggunakan benda yang sifatnya merusak dan dibengkokin. Di dalamnya itu banyak komponen," kata Diko kepada Kompas.com, yang ditemui di GIIAS 2019 belum lama ini. Beberapa komponen yang terdapat di dalam plug cap yaitu connector, spring contact , resistor, lock washer dan screw cord setting. Diko mengatakan, komponen tersebut dapat rusak jika sering dibuka dengan cara paksa. Benar Buka pulg cap hanya jika mesin dalam kondisi dingin. Untuk melepas plug cap, pegang kepala tarik perlahan.Jangan ditarik paksa. Jika keras jangan langsung ditarik paksa. Putar-putar perlahan sambil ditarik perlahan. Saat memasang pastikan kepala bsi sudah terpasang sempurna ke dalam plug cap. Salah Membuka dengan menggunakan tang atau perkakas lain. Membuka saat mesin masih panas.  Membuka dengan cara membengkok-bengkokkan pulg cap. Membuka dengan cara menarik kabel. Sumber :  https://otomotif.kompas.com/read/2019/07/30/102000615/cara-benar-buka-tutup-kepala-busi-di-motor

JOIN OUR SOCIAL MEDIA CONVERSATION///

Copyright © 2019 PT. NGK Busi Indonesia. All rights reserved.