×

Select Your Type

×
Map Pointer Pointer Pointer Pointer Pointer Pointer Pointer Pointer Pointer Pointer Pointer Pointer Pointer Pointer Pointer Pointer Pointer Pointer

Contact Us


Jika anda ingin informasi lebih lanjut harap isi formulir.

Seluruh isian dalam formulir mohon diisi dengan benar dan akurat.

Alamat yang dimasukkan harus alamat rumah/kantor yang ditempati dan nomor telepon/ponsel yang bisa dihubungi.

Tips


  • ...

    Mengenal Istilah Gapping & Indexing di dunia Balap

    2 months ago

    Gapping atau celah adalah istilah khusus dalam dunia busi. Seiring perkembangan teknologi, celah busi  menjadi perhatian khusus dikarenakan pentingnya kebutuhan listrik yang dihantarkan untuk mengionisasikan campuran udara dengan bahan bakar. “Banyak yang berasumsi bahwa pada saat ingin memasang busi baru harus dilakukan penyetelan celah busi. Padahal hal ini tidaklah benar, dikarenakan busi yang sudah dikeluarkan oleh pabrik adalah busi yang memiliki standard gap tersendiri.” ujar Diko Oktaviano, Technical Support PT NGK Busi Indonesia. Penyetelan celah busi dilakukan apabila mesin sudah dimodifikasi dengan melakukan perubahan perbandingan kompresi agar menjadi lebih tinggi. Daya hantar listrik yang dibutuhkan harus sesuai dengan ukuran gap yang dibutuhkan. Semakin besar gap, semakin banyak listrik yang dibutuhkan untuk mengalirkannya.      Sedangkan indexing adalah suatu cara mekanik untuk memperkuat pengapian dengan cara menambahkan washer dengan berbagai variasi ketebalan yang ditempatkan pada bahu busi atau dudukan busi yang dikencangkan, celah tersebut diarahkan sesuai dengan yang diinginkan. Bagaimanapun juga, indexing ini tidak akan berhasil jika tidak diukur dengan menggunakan dyno test. Sementara sebagian besar mesin yang sudah dimodifikasi akan mengarahkan celah busi kepada bagian katup yang terbuka, kombinasi ini dapat menghasilkan tenaga yang besar jika diarahkan langsung kepada katup exhaust. Pada beberapa kasus, mesin yang sudah dirubah indexnya akan mengalami perubahan horsepower walaupun sedikit, biasanya kurang dari 1% total keseluruhan output. Diko Oktaviano, Technical Support PT NGK Busi Indonesia mengatakan, “Untuk mesin dengan tenaga 500 HP dapat meningkatkan hingga mencapai 5 HP. Semua itu tidak akan terwujud jika tidak dilakukan di dyno test sebab perlu diadakan percobaan yang berkelanjutan.”.
  • ...

    Fungsi Resistor pada Busi

    2 months ago

    Perkembangan kendaraan saat ini menunjukkan ke arah serba elektronik, sehingga pengemudi sangat dimanjakan dengan sistem komputerisasi yang mampu memberikan beragam fitur-fitur bergengsi yang masing-masing memiliki kelebihannya. Kendaraan yang sudah dilengkapi dengan on-board unit harus memiliki daya kelistrikan yang stabil agar tidak terjadi lonjakan gelombang elektromagnetik yang dapat menyebabkan kerusakan pada on board unit tersebut. PT NGK Busi Indonesia sudah lama membuat busi dengan teknologi anti lonjakan gelombang elektromagnet yaitu dengan hadirnya busi resistor dengan ciri “R” pada bagian insulatornya. “Banyak yang beranggapan bahwa kode “R” pada busi NGK adalah kode untuk busi racing, padahal hal ini tidak tepat. NGK sangat merekomendasikan penggunaan busi resistor untuk penggunaan kendaraan yang sudah terpasang on-board unit atau system ECU pada mesinnya.” ujar Diko Oktaviano, Technical Support PT NGK Busi Indonesia. Resistor sebesar 5K ohm ditanam pada tubuh busi yang dapat  mengurangi daya hantar gelombang elektromagnet yang akan mempengaruhi kerja kendaraan secara utuh. Penggunaan busi non-resistor pada kendaraan yang sudah dilengkapi on-board unit akan menyebabkan kerusakan engine yang dapat mempengaruhi kinerja mesin menjadi tidak langsam (erratic idle), tenaga berkurang (power drop off) dan lambat pada RPM tinggi (high-rpm misfire). Busi resistor dapat juga digunakan oleh kendaraan yang belum dilengkapi dengan on-board unit, namun sebaliknya terjadi jika kendaraan yang sudah dilengkapi dengan on-board unit menggunakan busi non-resistor maka permasalahan yang diatas dapat terjadi.  
  • ...

    Standard VS Iridium VS Racing

    2 months ago

    NGK bersama salah satu media melakukan pengujian terhadap performa busi racing dan membandingkan dengan tipe iridium dan standard. Bagaimana hasil uji cobanya? Berikut akan dipaparkan hasil uji coba tersebut yang telah dimuat di tabloid OTOPLUS edisi 41 XIV tanggal 3 - 9 April 2017 lalu. Mesin untuk racing sudah pasti menghasilkan power tinggi disertai kompresi dan rpm tinggi pula. Oleh karena itu, busi yang digunakan harus mampu bertahan pada kondisi ruang bakar dengan tekanan dan temperatur tinggi.   Apa yang membedakan busi khusus racing ini dibandingkan busi performa tinggi yang banyak beredar di pasaran? Busi yang beredar luas, baik berbahan platinum maupun iridium, bentuk kepala businya tipe projected insulator, yaitu kepala busi melengkung di atas elektroda.   Untuk media pengujian, NGK menggunakan 3 tipe busi yang seragam tingkat panasnya dan 1 busi tipe racing yang lebih tinggi tingkat panasnya, sedangkan untuk motor kita meminjam Honda All New Sonic 150R spek MP5 milik Rosvita Honda Jatim Racing Team. Pengujian menggunakan dynotest Sport Device milik RAT Motorsport.   Berikut ini adalah tabel hasil pengujiannya.   Paling terlihat signifikan, grafik AFR langsung terkoreksi menjadi lebih baik. Pada 7.000-8.250 Rpm di rentang 11-an:1. Lalu pada range 9.750-10.500 pas secara stoichiometry di angka 14,7:1. Selaras dengan berubahnya grafik AFR. Grafik tenaga dan torsi jadi lebih baik, perubahan paling banyak di bawah 8.000 Rpm.   Pada hasil tipe Iridium, ada peningkatan yang cukup signifikan. Tenaga terdongkrak menjadi 22,084 HP/12.487 Rpm dan torsi menjadi 13,49 Nm/ 7.928 Rpm. Naik 0,641 HP dan 0,22 Nm. Pada busi tipe R0373A-9 ini, tenaga puncak teraih sebesar 22,170 HP/12.391 Rpm dan torsi 13,74 Nm/ 9.123 Rpm. Naik 0,727 HP dan 0,47 Nm. Tanpa mensetting ulang ECU dengan busi tipe R0373A-9 membuat grafik AFR lebih merata. Istimewanya, tanpa mensetting ulang ECU dengan busi tipe R0373A-9 membuat grafik AFR lebih merata. Di rentang 7.000-10.000 rpm terjaga di angka 13-an:1 Busi tipe R0045Q-10 sebenarnya diperuntukan untuk moge. Ketika dilakukan dyno test, hasilnya hanya 21,944 HP/12.265 RPm dan torsi 13,34 Nm/9.250 Rpm. Masih kalah dibandingkan busi iridium, ya sedikit di bawahnya. Disinyalir karena kode heat range 10 menunjukan busi ini tipe dingin. Terlihat dari AFR cenderung basah dan busi ini peruntukannya memang untuk mesin berkompresi tinggi. Sonic 150 yang jadi media tes hanya memiliki kompresi sebesar 11,3:1. Meski demikian, bentuk grafik AFR merata persis seperti tipe R0373A-9. Dan lagi, istimewanya busi ini paling stabil performanya.          Photo:  naikmotor.com  &  semisena.com  
  • ...

    Mengenal teknologi MR9C-9N khusus untuk motor HONDA

    3 months ago

    ESP atau Enhance Smart Power adalah teknologi turunan dari mesin Honda Vario atau Beat yang terkenal dengan fitur ACG dan ISS, yang menjadikan mesin ini lebih responsif dengan akselarasi tinggi. Untuk mesin yang berkapasitas 110 cc diklaim mampu menyumbang efisiensi bahan bakar sebesar 7% dari versi Non ISS dan mampu berlari hingga 100 km/jam. Dari segi komponen, Honda ESP terbaru ini akan lebih awet dan ramah lingkungan, namun dibalik ketangguhan mesin Honda tersebut terdapat kontribusi komponen kecil yang di sematkan ke dalam ruang bakar, yaitu Busi NGK MR9C-9N yang dibuat oleh PT NGK BUSI INDONESIA. Busi MR9C-9N ini adalah teknologi terbaru dari NGK yang dibuat khusus untuk menyesuaikan permintaan teknologi dari Honda yang mengusung tema ramah lingkungan. Busi MR9C-9N ini adalah generasi terbaru dari tipe sebelumnya yaitu CPR9EA-9 dengan beberapa improvement yang disematkan kepada busi tersebut. Konsen improvement yang dilakukan adalah dengan meningkatkan efek erosi sebesar 40% pada elektroda dan diharapkan mampu  bertahan pada efek oksidasi yang di akibatkan dari proses pembakaran. Beberapa improvement yang dilakukan diantaranya adalah : Material Bahan Penyusun Pada tipe sebelumnya yaitu CPR9EA-9 nikel yang digunakan adalah nikel berjenis standard sehingga durability yang tercapai tidak sebagus tipe terbaru (MR9C-9N). Nikel jenis baru ini mengalami sedikit perubahan dengan memperkecil diameternya dengan harapan proses transfer kelistrikan antar elektroda bisa lebih fokus dan proses pengapian lebih sempurna.                                                  Penampang elektroda MR9C-9N memiliki elektroda ground yang bersudut dengan bentuk semi silindris dibandingkan dengan tipe sebelumnya yaitu berbentuk kotak.                                                                        Perubahan bentuk ini berdampak pada proses pressure atau tekanan yang terjadi pada saat busi melahirkan percikan api diantara kedua elektrodanya, sehingga api yang dihasilkan lebih efektif dalam proses penyebarannya dibandingkan dengan tipe sebelumnya.                                                                      Kesimpulannya adalah busi terbaru dari NGK yang telah digunakan oleh Honda tipe ESP ini dapat dijadikan alternatif pilihan sebagai pengganti dari CPR9EA-9, dengan mengusung teknologi ramah lingkungan dan dapat menaikkan efisiensi pembakaran serta meningkatkan responsif akselarasi menjadikan sensasi tersendiri dalam berkendara. Selain pada Honda Vario dan Beat, busi NGK dengan tipe MR9C-9N ini juga sudah disematkan langsung dari pabrik pada sebagian motor Honda seperti CBR 150 maupun Scoopy.
  • ...

    NGK G-POWER, Teknologi Berbahan Logam Mulia

    3 months ago

    Platinum yang dikenal dengan istilah platina adalah unsur kimia dengan lambang Pt dengan nomor atom 78 yang memiliki sifat logam putih padat, lunak dan ulet. Daya tahannya terhadap korosi bahkan pada suhu tinggi menjadikan platinum ini sebagai logam mulia. Campuran bahan platinum mempunyai kemampuan bertahan terhadap panas 21% lebih baik dibandingkan dengan material nikel, tingginya nilai titik lebur ini menjadikan platinum sebagai bahan yang mampu bertahan pada suhu ruang bakar yang tinggi. Pertumbuhan permintaan busi dengan performa yang lebih baik membuat NGK mengembangkan teknologi dengan menjadikan platinum sebagai bahan dasarnya, generasi platinum ini dikenal dengan nama G-Power. Busi ini menggunakan platinum pada ujung tip elektroda tengah ( center electrode ) dengan paduan nikel pada ground electrode menjadikan efek quenching pada saat terjadi pembentukan inti api dapat lebih berkurang. Pengurangan efek quenching inilah yang menjadikan busi G-Power lebih bertenaga dan optimal dalam proses pengapian. Selain itu pencegahan terjadinya karbon dapat membuat kendaraan yang menggunakan G-power menjadi lebih efisien dalam pemakaian bahan bakar dan lebih baik dalam peningkatan kecepatannya. Beberapa keunggulan menggunakan NGK busi Platinum adalah: Meningkatkan efisiensi bahan bakar Emisi rendah dan mudah di starter Menghindari gangguan pada sistem elektronik Tahan lama di bawah suhu yang tinggi Lapisan logam anti korosi Ujung platinum mengurangi tegangan yang diperlukan
  • ...

    Nih, Tips Pilih Busi Racing Dari NGK

    3 months ago

    Busi NGK kembali mendukung beberapa tim balap baik roda 2 maupun roda 4, untuk meramaikan ajang balap nasional di musim 2017. Mereka pun coba menjabarkan tips memiih busi untuk keperluan balap, racinglovers.. “Beberapa team balap, 2 roda maupun 4 roda sudah kita konfirmasi akan NGK support. Sebagian sudah kita temui dan berdiskusi mengenai agenda racing tahun ini akan seperti apa, terutama dikarenakan semakin banyaknya permintaan busi racing NGK di lapangan,” ujar Mahesa Argha Yudha, Assistant Marketing Manager PT NGK Busi Indonesia. Mengenai busi NGK racing competition. Sedangkan mengenai busi NGK racing competition, Diko Octaviano, selaku Technical Support PT NGK Busi Indonesia menjelaskan, “Busi racing adalah busi yang sudah bersahabat di sirkuit-sirkuit balapan Indonesia maupun Internasional dengan ciri khas sebutan “Busi Merah” di desain khusus untuk engine yang sudah mengalami peningkatan kompresi dengan perbandingan air fuel ratio tinggi untuk mencapai maksimum power.” Berikut beberapa tips untuk memilih busi yang cocok untuk kebutuhan balap, dari NGK: 1. Bentuk metal sheel (kepala busi) harus disesuaikan dengan blok mesin dan langkah piston, jika salah memilih akan berakibat fatal piston akan menabrak busi dan menyebabkan kerusakan pada ruang bakar 2. Bentuk elektroda dan kepala busi Busi yang baik adalah busi yang mampu menahan efek quenching dengan cepat agar inti api tetap terjaga dengan baik. Oleh karena itu bentuk elektroda dan kepala busi berperan dalam hal tersebut. 3. Tingkat panas Dalam proses transfer panas yang diterima busi kemudian disalurkan ke blok mesin dapat kita tentukan dengan memilih angka yang tertera pada busi itu sendiri. Apakah itu busi panas atau busi dingin. 4. Resistor Pemakaian teknologi dalam mengatur sistem pengapian menjadikan busi dengan tipe resistor wajib digunakan untuk menghindari adanya gangguan pulse elektrik yang dapat menyebabkan mesin bermasalah.   Sumber:  www.motoraceid.com
  • ...

    Busi NGK Iridium Membuat Pengapian Menjadi Lebih Sempurna

    3 months ago

    Busi NGK Iridium Membuat Pengapian Menjadi Lebih Sempurna. Arman yang merupakan salah satu wartawan media online hampir setiap hari pergi kesana kemari menggunakan motor kesayangannya. Situasi jalanan ibu kota yang macet sudah menjadi santapan sehari-hari. Belum lagi cuaca yang terkadang panas terkadang hujan tidak menghalanginya dalam mencari berita. Kendaraan alami overheat Sering kali tunggangannya mengalami  overheat   akibat cuaca serta  traffic   yang tidak menentu. Kalau sudah seperti ini, tentu mengganggu kerjanya. “Padahal saat masih baru, itu lancar-lancar aja bang, Dibawa kemana aja tetap oke, sekarang cepat banget overheatnya, terus bensin kerasa borosnya”    keluhnya saat ditemui di bengkel sepeda motor bilangan Cipinang, Jakarta Timur. Menurut Irwan yang merupakan kepala bengkel sepeda motor tersebut, hal ini disebabkan karena mesin membutuhkan pengapian yang stabil untuk menjaga performa mesin. “Untuk menjaga performa mesin, pilih busi jangan sembarangan mas. Jangan dilihat dari harganya juga, karena walaupun bentuknya kecil, tapi kerja dari busi sangat berat.”   terangnya Fungsi Busi Busi dipasang untuk membakar bensin yang telah di kompres oleh piston. Temperatur yang dihasilkan percikan busi dapat mencapai 60.000K.  Setelah mengalami temperatur yang tinggi,  lalu temperatur akan turun secara drastis saat bahan bakar dan udara masuk ke dalam silinder. Perubahan temperatur yang berulang-ulang tentunya busi membutuhkan bahan atau material yang kuat, tahan panas dan berkualitas. Pada kesempatan tersebut, Irwan menyarankan Arman untuk menggunakan busi iridium keluaran NGK. Busi NGK Iridium memiliki elemen logam yang keras, anti korosi dan tahan panas . Selain keunggulan tersebut, busi NGK Iridium selain memiliki bahan yang berkualitas, juga memiliki bahan elektroda meterial yang memiliki titik didih yang cukup tinggi berkisar antara 2500 derajat celcius. Busi NGK Iridium memiliki pembakaran yang lebih fokus pada satu titik, sehingga mampu melayani mesin yang panas dan yang membutuhkan percikan api yang mumpuni. Dikarenakan memiliki pembakaran yang lebih fokus, pembakaran menjadi lebih sempurna. Hal ini  memicu respon gas dan akselerasi jadi lebih meningkat, motor juga menjadi lebih irit dan tentunya juga meningkatkan gas buang menjadi lebih ramah. Keistimewaan lain dari busi NGK iridium adalah, busi tipe ini lebih awet hingga 10 kali lipat dibanding busi standar. “Motor saya sudah menggunakan busi NGK iridium 1x dari tahun lalu, hasilnya yang saya rasakan mesin jadi lebih bertenaga, lebih irit, akselerasi jadi lebih mantap, dan awet . Saya juga sering menyarankan para pengendara lain untuk menggunakan busi NGK Iridium, karena saya sudah membuktikannya”   pungkas Irwan.   ngk busi iridium " data-medium-file="https://i0.wp.com/mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2017/06/ngk-busi-iridium.jpg?fit=300%2C169" data-large-file="https://i0.wp.com/mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2017/06/ngk-busi-iridium.jpg?fit=600%2C337" data-original-width="209" data-original-height="209" /> ngk busi iridium " data-medium-file="https://i1.wp.com/mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2017/06/ngk-busi-iridium-2.jpg?fit=300%2C169" data-large-file="https://i1.wp.com/mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2017/06/ngk-busi-iridium-2.jpg?fit=600%2C337" data-original-width="209" data-original-height="209" /> ngk busi iridium " data-medium-file="https://i2.wp.com/mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2017/06/ngk-busi-iridium-3.jpg?fit=300%2C169" data-large-file="https://i2.wp.com/mobilkomersial.com/wp-content/uploads/2017/06/ngk-busi-iridium-3.jpg?fit=640%2C360" data-original-width="209" data-original-height="209" />   Sumber:  mobilkomersial.com