Tips


  • ...
    Sebelum Membeli Perhatikan Dulu Ukuran Mur Busi, Ini Alasannya
    2 days ago
    Anda wajib memperhatikan ukuran umur  busi . Pasalnya, beberapa produsen  busi  menerapkan ukuran berbeda pada mur untuk memasang  busi  di  kepala silinder . Biasanya disesuaikan dengan standard ukuran asal produk tersebut. Seperti  NGK  dan  Denso  dari Jepang yang menggunakan satuan mm. Namun, ada juga  busi  yang diproduksi di Amerika Serikat maka murnya menggunakan ukuran dengan satuan inci. Masalah timbul ketika ingin memasang. Ini karena rata-rata bengkel di sini menggunakan kunci dengan satuan mm, maka busi dengan mur yang satuannya inci langsung dikatakan ukurannya salah. Padahal, speknya sama persis dengan busi bawaan mobil. Seperti pada busi Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia yang menggunakan kunci ukuran 14 mm. Saat dicoba memakai busi buatan Amerika Serikat yang sesuai peruntukkannya, busi tersebut tidak bisa dipasang. Butuh kunci ukuran 11/16 inci jika mengacu standar Amerika. Beda dengan  Nissan Evalia  yang menggunakan kunci  busi  17 inci. Ternyata saat dicoba menggunakan  busi  dari negeri Paman Sam kunci tersebut masih bisa digunakan. Jadi sebelum membeli pastikan dulu ukuran mur  busi . Jika tidak pas bukan berarti businya salah, bisa saja Anda hanya butuh kunci dengan satuan inci untuk membukanya.   Sumber :  https://www.gridoto.com/read/221800493/sebelum-membeli-perhatikan-dulu-ukuran-mur-busi-ini-alasannya?page=all#!%2F
  • ...
    Jangan Salah, Nih Busi NGK Rekomen Untuk Motor Balap 2 Tak
    2 days ago
    Saat ini balap kuda besi 2 tak sedang banyak di gandrungi. Tidak hanya di pulau Jawa saja, tetapi hampir di semua pelosok negeri sedang booming balap 2 tak. Meskipun motor 2 tak sudah tidak di produksi lagi dan di Kejurnas road race juga tidak ada kelas 2 tak, tetapi balap 2 tak semakin nge-hits. Biar tidak salah pilih nih, kali ini penulis mau mengulas beberapa tipe busi dari NGK yang cocok untuk diadopsi pada motor balap 2 tak. Penulis sendiri dapat info langsung dari Diko Oktaviano selaku Technical Support NGK Busi Indonesia, yang tentunya sudah ahlinya mengenai busi. Jadi untuk busi motor balap 2 tak sendiri Diko menyarankan untuk menggunakan busi berbahan iridium. Setiap motornya sendiri beberapa diantaranya ternyata disarankan dengan busi tipe yang berbeda. “Untuk busi balap motor 2 tak kita sarankan pakai iridium IX. Untuk tipenya misalnya RX-King, RX-S, RX-Z, RZR, atau Satria itu pakai NGK BPR8HIX, lalu untuk Force 1, F1ZR, Zigma pakai BPR7HIX, untuk motor Ninja pakai BR9IX,” ujar Diko. Mengenai angka pada kode busi yang semua bahan elektrodanya dari iridium ini ternyata mempunyai arti masing-masing. ” Jadi untuk angka sendiri semakin tinggi angka di kode tersebut artinya semakin dingin dan jika semakin rendah semakin panas. Kalau dingin, pastinya kemampuan busi melepas panas bisa lebih cepat, juga sebaliknya. Mengapa setiap motor berbeda, tentunya karena setiap motor mempunyak karakter yang berbeda,” terang Diko Oktaviano. Meski demikian, kode tersebut tidak lantas yang lebih dingin akan lebih baik. Karena karakter mesin pastinya juga akan berpengaruh, misal untuk karakter mesin yang kompresi rendah akan kurang maksimal jika pakai busi dengan kode angka tinggi. Lambat panas pastinya. Nah, menariknya Diko Oktaviano juga membeberkan tantangan untuk tunning mesin 2 tak. Oli samping pada kuda besi 2 tak juga akan mempengaruhi kinerja busi. “Untuk motor 2 tak oli samping juga sangat berpengaruh. Kalau settingan oli samping nggak pas, busi bisa cepat mati, meskipun pakai yang iridium sekalipun. Tetapi itulah tantangan tunning 2 tak mas,” tambah Diko Oktaviano. Jadi jangan sampai salah kaprah yah gaes, apalagi sampai pakai busi 4 tak untuk motor balap 2 tak, jelas semakin berbeda. | Luvo   Sumber :  https://balapmotor.net/nasional/jangan-salah-nih-busi-ngk-rekomen-untuk-motor-balap-2-tak
  • ...
    Segini Rekomendasi Ukuran Jarak Gap Busi NGK Laser Iridium Terbaru
    2 days ago
    Busi Laser  Iridium  terbaru dari  NGK Busi Indonesia  menggabungkan kedua logam mulia  iridium  dan  platinum  secara bersamaan. Laser  iridium  ini diciptakan untuk mendapatkan pengapian yang lebih sempurna. Karena menggunakan laser  iridium  apakah membuat  gap busi berbeda? Tipe busi terbaru berbahan  platinum  dan  iridium  berkode DF6H-11A dan DF6H-11B untuk jarak gap businya bisa dilihat dari kode 11. Kode ini menunjukkan  gap busi  yang disarankan oleh pabrikan  NGK busi Indonesia . "11 di sini sebagai kode bahwa gap busi yang direkomendasikan yakni berjarak 1,1 mm yang dihitung dari ujung elektroda inti berbahan iridium dengan ujung massa yang berbahan platinum. Jadi diukurnya bukan ke massa yang berada di atasnya," buka Diko Oktaviano yang menjabat sebagai Technical Support Product Specialist NGK Busi Indonesia. Gap busi ini sama dengan gap busi mobil pada umumnya. Elektroda inti berbahan iridium membuat pembakaran busi lebih sempurna dan api busi makin terfokus ke massa yang menggunakan bahan platinum. Kalau gap busi dibuat lebih rapat dari rekomendasi pabrikan akan membuat percikan api busi semakin kecil. Daya listrik yang diberikan koil enggak akan maksimal yang membuat pembakaran di ruang bakar akan menjadi tidak sempurna. Kalau jarak  gap busi  di setting terlalu tinggi juga akan membuat percikan api tidak akan efektif. Api busi tidak akan mampu menjangkau massa yang terlalu jauh, efeknya bisa dirasakan mesin brebet. Mesin brebet diakibatkan dari misfire atau gagalnya api busi meletik. "Klaim dari  NGK busi Indonesia , tipe DF6H-11A dan DF6H-11B mampu digunakan sampai 100.000 kilometer. Ada baiknya perawatan berkala cek selalu kerenggangan busi agar sesuai dengan rekomendasi NGK," tutup Diko.   Sumber :  https://www.gridoto.com/read/221793952/segini-rekomendasi-ukuran-jarak-gap-busi-ngk-laser-iridium-terbaru#!%2F
  • ...
    Motor Mogok saat Tembus Banjir, Hal Ini yang Mungkin Jadi Penyebabnya
    2 days ago
    Motor yang mengalami mati mesin atau mogok saat menembus hujan atau banjir, mungkin akan membuat pengendara merasa jengkel. Dikutip dari  GridOto.com , ternyata penyebab utama motor mogok saat melewati banjir terletak pada cangklong atau cop businya Bagian kecil yang berada di ujung busi itu memang sering terabaikan oleh pemilik motor. "Cengklong atau cop busi berfungsi untuk mengantarkan listrik dari koil menuju busi," ujar Technical Support PT NGK Busi Indonesia, Diko Octaviano. Cangklong atau cop busi berfungsi sebagai jalur listrik dari koil ke busi. Selain itu, fungsi lainnya adalah untuk menjaga busi agar tak terkena air. Oleh karena itu ketika cangklong atau cop busi bocor maka akan mengakibatkan air masuk ke busi. Dampaknya, busi tidak bisa mengantarkan listrik dengan maksimal dan akan membuat motor menjadi mati atau mogok. "Karena posisinya di luar, penghubungan ke busi, cangklong atau cop busi ini dilengkapi dengan bibir karet, fungsinya untuk menahan air masuk ke dalam busi," jelas Diko. "Namanya juga karet ya, selalu kena panas pasti akan getas dan enggak lama pasti robek. Nah, robekan itu yang menjadi celah untuk air masuk ke dalam busi, apalagi ketika hujan atau menerobos banjir," sambungnya. Namun ketika kondisinya sudah kembali kering, maka motor akan bisa hidup kembali. Jadi, ketika motor mogok karena masalah hujan atau banjir, cobalah periksa bagian tersebut. "Tapi kalau airnya sudah kering biasanya motor bisa jalan lagi," ujarnya. Diko juga menyarankan untuk selalu mengecek dan memastikan kondisi dari cangklong atau cop busi dalam kondisi baik. Apalagi ketika akan digunakan dalam situasi hujan. "Ada baiknya dicek juga ketika sedang mengganti atau sekadar membersihkan busi," pungkasnya.   Cara Menjaga Busi Tetap Prima Merawat busi motor tidak terlalu sulit, karena hanya membutuhkan sedikit waktu untuk sekadar melihat dan memastikan. Dikutip dari  Kompas.com,  Selasa (25/6/2019), Technical Support NGK Busi Indonesia, Diko Oktaviano, menyarankan pengendara motor untuk rajin menservis motornya. Hal itu dinilai akan membuat busi menjadi lebih awet karena ruang bakar yang bersih. "Kuncinya cukup rajin servis karena kondisi ruang bakar yang sehat membuat busi lebih awet. Sering-sering juga perhatikan kondisi kepala busi. Kalau sudah ada kerak sebaiknya diganti,"  ujar Diko Oktaviano. Namun selain itu, ada beberapa cara mudah untuk bisa merawat busi tanpa harus melakukan servis, yaitu dengan memerhatikan gejala elektroda aus. Jika motor Anda mengalami gejala susah dihidupkan, maka satu di antaranya disebabkan oleh busi yang bermasalah. Tetapi perlu diketahui juga motor yang susah dihidupkan tidak selalu karena masalah busi. Untuk itu perlu dilakukan pengecekkan lebih lanjut. Apabila elektroda busi masih berbentuk kotak, hal itu menandakan busi belum mengalami keausan. Selanjutnya jika elektroda sudah mulai kotor, biasanya karena disebabkan oleh endapan karbon, bisa langsung dibersihkan. Pembersihan busi bisa dilakukan dengan cara menyemprotkan dengan cairan non metal, seperti  brake cleaner. Hindari menggunakan cairan yang bersifat abrasif, karena bisa mengikis permukaan  plating  maupun elektroda busi.   Sumber :  https://wow.tribunnews.com/2019/07/25/motor-mogok-saat-tembus-banjir-hal-ini-yang-mungkin-jadi-penyebabnya?page=all
  • ...
    Mengenal lebih Jauh Fungsi Sensor Oksigen Upstream dan Downstream
    2 days ago
    Pada mobil injeksi modern pasti menggunakan banyak sensor-sensor untuk mendukung kinerja sistem injeksi agar bekerja dengan baik. Salah satunya adalah  sensor oksigen  atau  O2 sensor . Sensor oksigen  biasanya terdapat dua buah yang disebut  sensor oksigen   downstream  dan  upstream . Posisi keduanya pun biasanya berada saluran knalpot setelah exhaust manifold. Kedua  sensor oksigen  ini pun berbeda posisi. NGK menjadi salah satu produsen yang memproduksi oksigen sensor. "Untuk yang upstream biasanya ditempatkan sebelum catalytic converter. Sedangkan downstream biasanya ditempatkan setelah catalytic converter. Walau sama-sama membaca kepadatan oksigen namun ada perbedaan dalam pembacaannya," sebut Diko Oktaviano selaku Technical Support and Product Specialist NGK Busi Indonesia. Oksigen sensor upstream membaca kepadatan oksigen setelah proses pembakaran lalu diteruskan ke ECU untuk mengkoreksi hasil pembakaran. Bila kepadatan oksigen terlalu berlebih atau kurang, maka sensor oksigen akan memberi masukkan ke ECU untuk mengontrol debit bahan bakar untuk proses pebakaran. Sedangkan oksigen sensor downstream yang ditempatkan setelah catalytic converter juga membaca kepadatan oksigen. "Di sini oksigen sensor  downstream  juga membaca kepadatan oksigen namun dengan nilai yang berbeda. Bila terkoreksi angkanya sama maka catalytic converter tidak bekerja dengan baik," tambahnya. Kalaupun nilai yang terbaca oksigen sensor tidak sesuai dengan settingan yang seharusnya, sensor pun akan memberi input ke ECU. Kedua komponen ini berperan penting untuk mengontrol kadar  emisi  hasil pembuangan. Bila salah satu komponen ini rusak pasti membuat kinerja mesin menjadi terganggu karena proses pembakaran mesin yang tidak sempurna.   Sumber :  https://www.gridoto.com/read/221793953/mengenal-lebih-jauh-fungsi-sensor-oksigen-upstream-dan-downstream?page=all#!%2F
  • ...
    Motor Tiba-tiba Mati Saat Menembus Hujan, Cek Bagian Ini
    2 days ago
    Motor tiba-tiba mati atau mogok saat menembus hujan? Sudah cek kondisi cangklong atau cop busi belum? Part kecil yang ada di ujung busi ini sering disepelekan, jujur aja  deh . "Cangklong atau cop busi itu berfungsi untuk mengantarkan listrik dari Koil menuju busi," buka Diko Octaviano, Technical Support PT NGK Busi Indonesia kepada GridOto.com. Cangklong atau  cop busi  ini ibarat jalur listrik dari koil ke busi. "Karena posisinya di luar, penghubung ke busi, cangklong atau cop busi ini dilengkapi dengan bibir karet, fungsinya untuk menahan air masuk ke dalam busi," jelas pria yang akrab disapa Diko ini. Seiring bertambahnya umur motor, karet di cangklong atau  cop busi  jadi retak. "Namanya juga karet ya, selalu kena panas pasti akan getas dan enggak lama pasti robek," jelas Diko. " Nah , robekan itu yang menjadi celah untuk air masuk ke dalam busi, apalagi ketika hujan atau menerobos banjir," tambahnya. Kalau air bisa menembus ke dalam, busi bisa mati, akhirnya motor mogok. "Tapi kalau airnya sudah kering biasanya motor bisa jalan lagi," jelasnya. Kalau  cop busi  sudah getas segera diganti. "Ada baiknya dicek juga ketika sedang mengganti atau sekadar membersihkan busi," pungkasnya.   Sumber :  https://batam.tribunnews.com/2019/07/25/motor-tiba-tiba-mati-saat-menembus-hujan-cek-bagian-ini
  • ...
    Motor Tiba-tiba Mati Saat Menembus Hujan? Cek Bagian Ini
    2 days ago
    Motor tiba-tiba mati atau mogok saat menembus hujan? Sudah cek kondisi cangklong atau cop busi belum? Part kecil yang ada di ujung busi ini sering disepelekan, jujur aja  deh . "Cangklong atau cop busi itu berfungsi untuk mengantarkan listrik dari Koil menuju busi," buka Diko Octaviano, Technical Support PT NGK Busi Indonesia kepada GridOto.com. Cangklong atau  cop busi  ini ibarat jalur listrik dari koil ke busi. "Karena posisinya di luar, penghubung ke busi, cangklong atau cop busi ini dilengkapi dengan bibir karet, fungsinya untuk menahan air masuk ke dalam busi," jelas pria yang akrab disapa Diko ini. Seiring bertambahnya umur motor, karet di cangklong atau  cop busi  jadi retak. "Namanya juga karet ya, selalu kena panas pasti akan getas dan enggak lama pasti robek," jelas Diko. " Nah , robekan itu yang menjadi celah untuk air masuk ke dalam busi, apalagi ketika hujan atau menerobos banjir," tambahnya. Kalau air bisa menembus ke dalam, busi bisa mati, akhirnya motor mogok. "Tapi kalau airnya sudah kering biasanya motor bisa jalan lagi," jelasnya. Kalau  cop busi  sudah getas segera diganti. "Ada baiknya dicek juga ketika sedang mengganti atau sekadar membersihkan busi," pungkasnya.   Sumber :  https://batam.tribunnews.com/2019/07/25/motor-tiba-tiba-mati-saat-menembus-hujan-cek-bagian-ini

JOIN OUR SOCIAL MEDIA CONVERSATION///

Copyright © 2019 PT. NGK Busi Indonesia. All rights reserved.