Busi adalah komponen kecil di bagian atas kepala silinder yang menciptakan percikan listrik untuk membakar campuran udara dan bahan bakar di dalam ruang pembakaran mesin pengonsumsi BBM. Dengan arti lain, busi adalah elemen yang bertugas mengubah energi kimia pada bensin menjadi energi mekanis untuk menggerakkan mesin.
Komponen mungil pemegang kunci ini berperan vital dalam menjaga performa mesin, sehingga memilihnya untuk dipasangkan pada kendaraan harus benar-benar diperhatikan. Apalagi jika berniat melakukan modifikasi peningkatan pada mesin.
Membagikan tips memilih busi yang benar, Aftermarket Technical Support PT Niterra Mobility Indonesia (NGK), Diko Oktaviano memaparkannya sebagai berikut:
1. Jangan Melenceng dari Ketentuan Pabrikan
OEM (Original Equipment Manufacturer) telah merancang kendaraannya secara seksama untuk dapat dipakai dengan lancar, termasuk sampai ke urusan busi. Tentunya pabrikan lewat para engineer-nya bersama pemasok sudah menentukan apa yang baik dan sesuai untuk menjalankan kendaraannya. Maka dari itu, penting untuk memilih busi dari rekomendasi pabrik.
"Jadi, dalam satu tahun itu pabrikan punya portofolio produk yang memang bakal dikeluarkan dalam beberapa tahun ke depan, dan kita sudah dikasih tahu kedepannya bakal keluarin apa saja," terang Diko mengawali.
"Jangan busi standar dipakein OEM-nya motor lain. Hancur itu nggak bakal hidup, atau nggak cepet rusak," tambahnya.